PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Banyak pasien atrial fibrilasi Indonesia masih di usia produktif 

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
15 Agu, 2024
0 0
0
Banyak pasien atrial fibrilasi Indonesia masih di usia produktif 
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Guru besar bidang aritmia Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi Sp.JP(K) FIHA FAsCC mengatakan pasien yang mengalami atrial fibrilasi (AF) atau gangguan irama jantung di Indonesia masih banyak terjadi pada usia produktif yakni sekitar usia 40 sampai 65 tahun.

“Pasien AF kita paling tinggi itu usia 40 sampai 65, ini artinya apa? Ini adalah manusia-manusia produktif yang berada di puncak karir dan mereka adalah para kepala keluarga, bayangkan kalau manusia-manusia ini mengalami stroke,” kata Yoga dalam dalam pemaparan hubungan jantung aritmia dengan stroke di RS Siloam TB Simatupang Jakarta, Kamis.

Yoga mengatakan, menurut data World Health Organization (WHO) usia 40-60 tahun merupakan rentang usia yang masih muda, jika dibandingkan dengan data global di mana AF banyak diderita pada usia 60 tahun ke atas.

Ia juga mengatakan, atrial fibrilasi merupakan penyakit karena usia sehingga semakin tua risiko terjadinya atrial fibrilasi semakin tinggi dan juga menyebabkan risiko stroke semakin tinggi juga. Sebagai contoh di Amerika, penderita atrial fibrilasi pada usia 60 tahun ke atas sekitar 0,2-2 persen sementara pada usia 80 tahun meningkat 40 persen.

“Bukan hanya dokter dan teman-teman perawat yang kerepotan tapi keluarganya juga kerepotan, beban sosial yang akan terjadi dengan stroke, jadi ini berdasarkan aspeknya AF saja belum menyebab stroke yang lain,” kata Yoga.

Ia juga mengatakan sebesar 46 persen atrial fibrilasi tidak memiliki gejala khas atau asimptomatik, dan baru bisa diketahui dengan melakukan pemeriksaan dokter atau skrining EKG. Sementara sebanyak 60 persen pasien dengan atrial fibrilasi yang tidak bergejala mengalami stroke.

Oleh karena itu, Yoga menyarankan rumah sakit dan tenaga kesehatan menyediakan skrining secara oportunistik atau sistematik agar masyarakat bisa mengetahui risiko adanya atrial fibrilasi.

“Oportunistik misalnya seperti dilakukan di rumah sakit Siloam minggu lalu, membuka stand di lobby semua orang yang datang ke rumah sakit untuk berbagai keperluan tapi di EKG yang simple dan for free dan ketahuan berapa ditemukan adanya aritmia,” katanya.

Namun ia lebih menyarankan untuk melakukan deteksi secara sistematik yakni mencari tahu secara lebih detail yang berfokus pada deteksi atrial fibrilasi dan juga kemungkinan penyakit jantung untuk usia 65 tahun ke atas, seperti yang disarankan Asia Pacific Heart Rhythm Society (APHRS).

“Ayo kita screening jangan sampai kita tidak tahu bahwa kita AF, jangan sampai kita baru tahu AF ketika kita screening terlambat,” ajak Yoga.

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Atrial fibrilasi miliki risiko 5 kali sebabkan serangan stroke iskemik

Next Post

Siloam TB Simatupang percepat penanganan stroke mulai dari IGD

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

23 Jan, 2026
7
4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
12
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?