PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Injeksi berlebihan saat IVF bisa berbahaya bagi penderita PCOS

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
17 Nov, 2023
0 0
0
Injeksi berlebihan saat IVF bisa berbahaya bagi penderita PCOS
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari Universitas Airlangga dr. Eko Santoso Sp.OG mengatakan penderita Polycystic ovari syndrome (PCOS) yang menjalani IVF atau bayi tabung secara konvensional dengan injeksi hormon yang berlebihan dapat menyebabkan risiko yang membahayakan kesehatan bagi pasien yang disebut Ovarian Hyperstimulation Syndrome (OHSS).

“Kalau melakukan IVF konvensional akan tidak menguntungkan karena ovarium akan bengkak dan cystnya jadi banyak karena banyak injeksi HCG dan terjadi OHSS, ini sangat bahaya,” kata Eko dalam diskusi kesehatan tentang fertiltas di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan pasien dengan PCOS memiliki banyak cyst atau kista yang padat yang terdapat di dalam ovarium. Kista ini menjadi banyak karena penderita PCOS tidak memiliki siklus menstruasi yang regular sehingga sel telur tidak dapat pecah dan menjadi gumpalan.

Baca juga: Jenis olahraga yang dapat dilakukan saat hamil untuk kurangi nyeri

Lama kelamaan, kista ini akan menumpuk dan mengakibatkan kadar hormon Anti Mullerian (AMH) jadi sangat tinggi hingga terjadi sindrom polisistik atau PCOS.

Jika penderita PCOS melakukan bayi tabung dengan IVF konfensional, pasien akan diberikan stimulus suntikan hormon yang banyak dalam setiap siklus program kehamilannya. Ini menjadikan sindrom hiperstimulasi pada ovarium yang menyebabkan penumpukan cairan di ovarium. Ini mengakibatkan pasien mual muntah berlebihan dan nyeri yang hebat di perut.

“Pasien bisa kesakitan dan ada gejala pencernaan, yang parah sekali bisa menimbulkan kematian,” kata Eko.

Dokter yang juga menamatkan studi di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti ini mengatakan, pasien PCOS biasanya banyak terjadi di usia produktif yakni 25-35 tahun dan menyumbang 40 persen ketidakkesuburan pada wanita selain faktor penyumbatan di saluran tuba dan azoospermia pada laki-laki.

Dengan metode stimulasi ringan (mild stimulation), Eko mengatakan, pasien dengan PCOS akan mendapatkan injeksi dosis yang sangat rendah dengan frekuensi pemberiannya maksimal hanya empat kali tergantung kebutuhan. Metode ini juga tidak menggunakan suntikan dengan hormon HCG namun menggunakan nasal spray yang lebih aman sehingga tidak menimbulkan kasus OHSS.

Eko juga mengingatkan untuk menerapkan pola hidup sehat ketika akan melakukan metode bayi tabung mild stimulation dan harus mempersiapkan waktu agar selalu konsisten menjalani perawatan demi tercapainya keberhasilan dan terjadi kehamilan.

“Minimal tiga bulan persiapan membersihkan cyst (kista), konsumsi makanan sehat, olahraga, penurunan berat badan, lakukan stress management, itu akan membuat keberhasilan kehamilan tinggi,” ucap Eko.

Baca juga: Kementerian Kesehatan tekankan pentingnya perencanaan kehamilan

Baca juga: Upaya cegah depresi pasca melahirkan bisa dimulai dari awal kehamilan

Baca juga: Mengenal tiga hormon penting pada masa kehamilan beserta fungsinya 

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2023

[ad_2]

Source link

Previous Post

Persiapkan kehamilan dengan baik agar bayi tidak lahir prematur

Next Post

Kiat jaga kesehatan mental untuk mencegah kambuhnya depresi

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?