PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Jamu untuk melancarkan haid – ANTARA News

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
8 Agu, 2024
0 0
0
Jamu untuk melancarkan haid – ANTARA News
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Jamu bisa menjadi salah satu alternatif obat alami yang bisa digunakan untuk memperlancar haid. Gangguan haid berupa siklus yang tidak teratur dialami oleh banyak perempuan dan kerap menjadi suatu kekhawatiran. Hal ini lantaran haid yang tidak teratur bisa juga menunjukkan reproduksi yang kurang sehat.

Banyak hal yang dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur, seperti stress, obat-obatan, pola hidup yang tidak sehat, olahraga berlebih, atau mengidap polycystic ovarian syndrome (PCOS) atau sindrom polikistik ovarium. Jika metabolisme tubuh sedang tidak dalam kondisi baik bisa mengakibatkan hormon juga tidak dikeluarkan dengan tepat. Hal ini menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Jamu tradisional yang terbuat dari rempah alami dan dikenal mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk melancarkan menstruasi yang tidak teratur. Berikut beberapa jenis jamu untuk memperlancar haid:

1. Kunyit asam

Kunyit, kunir atau turmeric bisa dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan jamu tradisional. Melansir dari laman Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, biasanya kunyit dicampur dengan bahan lainnya untuk membuat jamu kunyit asam, bahan utama yang digunakan meliputi buah asam ditambah kunyit, kadang-kadang ada yang dicampur dengan kedawung, dan air jeruk lemon, gula merah dicampur dengan gula putih dan sedikit garam digunakan sebagai pemanis. Jamu ini dipercaya untuk menyegarkan tubuh, mengatasi nyeri tenggorokan, mendinginkan perut dan mempercepat menstruasi.

2. Beras kencur

Minuman ini terbuat dari beras, kencur, jahe, kunir dan asam jawa yang kaya kandungan antioksidan. Melansir dari buku Manajemen Kesehatan Menstruasi, mengonsumsi jamu beras kencur hangat menjelang atau pada saat menstruasi bisa membantu mengatasi rasa lelah, letih, lemah dan lesu akibat karena tubuh kehilangan sel darah merah, juga menghilangkan rasa kembung akibat pengumpulan cairan di dalam rongga perut.

3. Daun pepaya

Buah pepaya ini mengandung karoten yang mampu meningkatkan kinerja hormon estrogen untuk membantu rahim berkontraksi, sehingga siklus haid menjadi lancar. Haid yang disebabkan karena kecapaian, bisa dengan menggunakan daun pepaya untuk dikonsumsi sebagai jamu. Pembuatannya dengan daun pepaya muda segar 1-2 helai, tambahkan garam sedikit dan air secukupnya, direbus sampai mendidih, disaring dan diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir.

4. Jahe

Jahe dapat menjadi bahan ramuan termasuk jamu melancarkan haid. Jahe dapat dikonsumsi dengan mengambil ekstraknya atau diolah dengan cara direbus air. Untuk mengolah jahe sebagai ramuan, cukup menambahkan beberapa irisan jahe ke dalam secangkir air panas. Diamkan selama beberapa saat dan teh jahe pun siap untuk dinikmati atau juga bisa menambahkan perasan lemon atau madu untuk membuat teh jahe agar lebih nikmat.

Namun, perlu diperhatikan penggunaan jamu tradisional untuk perlancar haid tidak digunakan secara berlebihan, serta dibarengi juga dengan gaya hidup sehat seperti mengatur pola makan, berolahraga rutin, dan istirahat yang cukup. Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain ada baiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

ASICS Indonesia sukses gelar ASICS Community Slam 2024

Next Post

Operasi lutut dengan teknologi robot perlu pelatihan

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
8
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
4
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
13
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
21
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?