PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Kiat jaga kesehatan ketika memasuki masa pancaroba

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
7 Jul, 2024
0 0
0
Kiat jaga kesehatan ketika memasuki masa pancaroba
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Praktisi Kesehatan dr. Ngabila Salama membagikan sejumlah kiat kepada masyarakat agar kesehatan tetap terjaga ketika memasuki masa pancaroba.

“Cuaca yang tidak menentu seperti saat ini atau musim pancaroba, jika menuju musim penghujan penyakit akan sering muncul,” kata Ngabila kepada ANTARA melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu.

Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Taman Sari itu menuturkan sejumlah penyakit yang kerap ditemui ketika masuk musim hujan adalah demam berdarah (DBD/dengue) karena potensi munculnya genangan air di tempat-tempat yang tertutup makin banyak. Contohnya berupa pot tanaman, kubangan air dan tempat penampungan air di rumah seperti bak mandi atau ember. 

Baca juga: 10 langkah jaga kesehatan kulit saat pancaroba

Sementara jika cuaca kembali panas, penyakit yang dapat mengenai masyarakat adalah infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), pneumonia terutama pada anak, dan COVID-19.

“Kemudian ada penyakit akibat polusi udara secara akut yakni ISPA, pneumonia, serangan asma sampai PPOK. Jika kronis dapat menyebabkan kanker, hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung dan pembuluh darah lainnya,” ujar Ngabila.

Ngabila menganjurkan ketika cuaca mendadak panas dan polusi udara tinggi, masyarakat sebaiknya menggunakan masker KF94 atau KN95 untuk mencegah partikel PM 2.5 yang berbahaya bagi kesehatan secara akut dan kronis masuk ke dalam paru-paru.

Baca juga: Praktisi kesehatan minta warga tak abai jaga diri saat udara buruk

 

Proteksi diri itu dapat diikuti dengan rajin mencuci tangan dan menjaga jarak ketika sedang berada di kerumunan.

“Mohon diingat bahwa polusi udara membuat saluran nafas menjadi lebih sensitif, sehingga mudah terkena penyakit, jika sudah kena itu akan sulit untuk sembuh,” katanya.

Lebih lanjut hal lain yang harus diwaspadai adalah serangan panas atau heat stroke. Masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat suhu udara sedang tinggi, rajin memakai payung, kacamata hitam, tabir surya hingga baju berwarna cerah sebagai pelindung diri.

Baca juga: PDPI sebut pemerintah wajib penuhi hak warga hirup udara bersih

 

Ia juga mengingatkan agar masyarakat rutin mengonsumsi air putih setidaknya tiga sampai empat liter air atau setara dengan 12-16 gelas per hari, tanpa menunggu haus guna menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Sementara ketika musim hujan tiba, dikarenakan akan banyak genangan air di sekitar lingkungan rumah, warga dapat menggalakkan Gerakan 1 Rumah 1 Kader Jumantik (G1R1J) dengan konsep Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3X10 setiap Jumat pagi.

Artinya, pencegahan tersebut dilakukan setiap jam 10 pagi dengan durasi 10 menit efektif, selama 10 minggu berturut-turut.

Terkait dengan konsumsi makanan, Ngabila menilai memakan sayur dan buah yang banyak mengandung air seperti semangka, melon, pir dan apel akan lebih bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan air dalam tubuh selain meminum air putih.

Baca juga: Dokter: Hidrasi tetap penting meski beraktivitas di dalam ruangan

Baca juga: Kemenkes beri tips cegah serangan panas akibat cuaca panas

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Aku Anak Sehat 👶 Ayam & Bebek 🐓 Lagu Anak Anak Indonesia

Next Post

Gentingnya Masalah Stunting di Indonesia

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
7
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?