PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Makan lebih banyak tomat bantu cegah hipertensi

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
3 Jan, 2024
0 0
0
Makan lebih banyak tomat bantu cegah hipertensi
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Makan tomat sehari mungkin bermanfaat bagi kesehatan jantung seiring makanan ini dapat berperan dalam membantu mencegah dan mengelola hipertensi atau tekanan darah tinggi, menurut sebuah studi yang diterbitkan Desember 2023 di European Journal of Preventive Cardiology.

Tomat mengandung potasium atau kalium, nutrisi yang dikenal membantu menurunkan tekanan darah dengan mengurangi efek natrium dalam tubuh.

“Tomat adalah salah satu sayuran yang paling banyak dikonsumsi, tersedia secara luas, dan terjangkau di seluruh dunia. Makanan ini termasuk bagian penting dari beberapa diet terbaik termasuk diet Mediterania,” kata penulis studi Rosa Maria Lamuela-Raventos, PharmD, seperti disiarkan Health, Selasa (2/1).

Baca juga: Dapatkan 10 manfaat konsumsi jus tomat rutin tiap hari

Untuk sampai pada temuan itu, para peneliti melibatkan lebih dari 7.000 orang dewasa di Spanyol yang berisiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular.

Mereka meminta para peserta menyelesaikan kuesioner tentang gaya hidup dan status kesehatan mereka, serta kebiasaan makan, termasuk konsumsi tomat.

Konsumsi tomat harian termasuk makan tomat mentah atau produk tomat, seperti saus tomat dan gazpacho atau sup tomat dingin Spanyol.

Kemudian, konsumsi tomat peserta dikategorikan menjadi empat kelompok, berdasarkan ukuran porsi yakni terendah (kurang dari 44 gram), menengah (44–82 gram), menengah atas (82–110 gram) dan tertinggi (lebih dari 110 gram).

Hasilnya, ditemukan konsumsi tomat yang lebih banyak menurunkan risiko hipertensi sebesar 36 persen, dan bahkan konsumsi tomat dalam jumlah sedang pun memiliki efek menurunkan tekanan darah.

Sementara itu, perubahan yang kurang signifikan ditemukan pada peserta dengan tekanan darah tinggi.

Baca juga: Saus tomat perlu disimpan di lemari pendingin?

Para peneliti berpendapat hal ini mungkin disebabkan fakta orang-orang tersebut berusia lebih tua dan memiliki tekanan darah tinggi yang sudah berlangsung lama serta faktor risiko lainnya, sehingga membuat perubahan signifikan menjadi lebih sulit.

Tomat menjadi makanan yang direkomendasikan oleh Asosiasi Jantung Amerika (AHA) untuk menurunkan hipertensi terutama karena mengandung potasium jumlah tinggi.

Pakar jantung di NYU Langone Health Gregory Katz, MD mengatakan ada sejumlah data yang menunjukkan asupan potasium yang lebih tinggi menyebabkan tekanan darah lebih rendah.

Tetapi, menurut dia, belum jelas ini karena asupan potasium merupakan representasi dari pola makan sehat secara umum atau karena asupan potasium adalah representasi yang baik untuk diet rendah natrium, atau potasium saja yang terpenting.

Rekomendasi untuk mengurangi natrium dan meningkatkan kalium merupakan modifikasi gaya hidup yang sudah mapan untuk mengurangi risiko hipertensi. Meningkatkan konsumsi tomat merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan diet potasium.

Selain potasium, tomat juga merupakan sumber likopen, yakni karotenoid dengan sejumlah manfaat untuk sistem kardiovaskular, antara lain efek antioksidan dan anti-inflamasi.

Baca juga: Nasi goreng keju tomat bisa jadi pilihan sarapan Anda

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Aku Mencoba Rutinitas Pagi Miliarder, Beginilah Perubahan yang Kualami

Next Post

Ilmuwan Gunakan Energi Nuklir Guna Sterilkan Nyamuk Pembawa Penyakit

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

Rekapitulasi Pengaduan Semester I 2026 UPT Puskesmas Mengkubang

14 Sep, 2026
100

Kader ILP Kecamatan Damar Meraih Juara 1 Lomba Senam Kreasi Promosi Kesehatan

5 Agu, 2026
6

Indeks Kepuasan Masyarakat UPT Puskesmas Mengkubang Semester I Tahun 2026

27 Jul, 2026
11

Puskesmas Mengkubang Merilis Aplikasi Penunjang Administrasi Pegawai

7 Jul, 2026
9
Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

24 Apr, 2026
77
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?