PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Opsi bahan makanan lokal untuk siapkan bekal bergizi bagi anak

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
22 Agu, 2024
0 0
0
Opsi bahan makanan lokal untuk siapkan bekal bergizi bagi anak
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Aneka bahan makanan lokal bisa menjadi opsi dalam menyiapkan bekal makanan yang bergizi seimbang dengan biaya terjangkau bagi anak. 

“Banyak bahan makanan lokal yang tak kalah bergizi dan mudah ditemukan di pasar sehari-hari, serta dapat diolah menjadi hidangan yang menarik bagi anak,” kata ahli gizi lulusan Universitas Gadjah Mada Esti Nurwanti kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

“Memadukan kreativitas dalam mengolah makanan dengan pengetahuan gizi dapat membantu anak-anak memenuhi kebutuhan nutrisi harian mereka tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” ia menambahkan.

Dia mencontohkan, nasi merah, daging ayam, dan sayuran bisa diolah menjadi bekal makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, serat, dan vitamin B.

Selain itu, tempe bisa menjadi pilihan sumber protein, ikan kembung yang kaya omega tiga bisa dijadikan pengganti ikan salmon, serta jagung dan ubi jalar bisa jadi pilihan sumber karbohidrat sehat dengan rasa manis alami yang disukai anak-anak.

Baca juga: Bekal makanan anak bergizi menurut ahli gizi

Esti memberikan contoh penggunaan bahan pangan lokal sebagai berikut untuk menyiapkan bekal makanan yang bergizi seimbang bagi anak.

1. Nasi Merah

Nasi merah bisa dipadukan dengan ayam suwir, olahan tempe, serta sayur berisi wortel dan bayam untuk bekal makanan anak.

Nasi merah menyediakan karbohidrat kompleks, ayam kampung memberikan protein berkualitas dan tempe menyediakan protein nabati dan serat. Wortel dan bayam memberikan tambahan serat serta vitamin A dan C yang penting untuk kesehatan mata dan daya tahan tubuh.

2. Tempe

Tempe goreng tepung dengan saus tomat rumahan bisa menjadi pilihan bekal lauk untuk anak.

Tempe yang digoreng menggunakan tepung bisa menjadi sumber protein dengan tekstur yang disukai anak-anak, dan saus tomat rumahan menambahkan rasa yang menyenangkan sekaligus menyediakan vitamin C.

3. Ikan Kembung

Ikan kembung bisa dibakar dan dipadukan dengan nasi uduk dan irisan mentimun untuk bekal makanan anak.

Ikan kembung merupakan sumber omega-3 yang penting untuk fungsi kognitif dan kesehatan jantung, nasi uduk menyediakan karbohidrat dan lemak sehat, dan mentimun bisa menambahkan serat.

 

4. Jagung

Jagung manis bisa diolah menjadi sup bersama telur, ayam suwir, daun bawang, dan sayuran lain. 

Sup jagung yang ringan menyediakan karbohidrat dari jagung, protein dari ayam dan telur, serta serat dan vitamin dari sayuran.

5. Ubi Jalar

Ubi jalar bisa dipanggang dan disajikan bersama keju parut dan madu.

Ubi jalar panggang kaya serat dan vitamin A. Menyajikannya bersama sedikit keju akan memberikan tambahan protein dan kalsium. Selain itu, madu dapat ditambahkan sebagai pemanis yang mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral.

“Menu-menu ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga dapat dimodifikasi agar lebih menarik dan disukai anak-anak, sehingga mendorong mereka untuk makan dengan baik,” kata Esti.

Baca juga: Penyajian yang menarik tingkatkan minat anak untuk konsumsi sayur

Baca juga: Konsumsi makanan ultra berlebihan picu masalah kesehatan pada anak

Pewarta: Putri Hanifa
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Bekal makanan anak bergizi menurut ahli gizi 

Next Post

GAMPANG! Lakukan 5 Cara Berikut untuk Punya RAMBUT SEHAT!

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?