PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Orang tua perlu kesiapan psikologis untuk hadapi anak dengan mikrotia

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
7 Nov, 2023
0 0
0
Orang tua perlu kesiapan psikologis untuk hadapi anak dengan mikrotia
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Mikrotia juga disebut telinga kecil.

Jakarta (ANTARA) – Dokter Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorok (THT) di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Prof. Dr. dr., Mirta Hediyati Reksodiputra, Sp.THT-BKL, Subsp.FPR(K), mengatakan bahwa kesiapan psikologis orang tua perlu diperhatikan untuk menghadapi anak dengan mikrotia.

“Karena kondisi psikologis orang tua itu sangat berperan penting dan dapat dirasakan oleh anak. Anak itu bisa merasakan kalau orang tuanya sedang cemas atau tidak terima terhadap situasi tertentu,” ujar Mirta saat acara daring tentang kewaspadaan mikrotia yang dipantau dari Jakarta, Selasa.

Mikrotia merupakan kelainan yang menyebabkan daun telinga bayi tidak terbentuk sempurna sehingga terlihat lebih kecil daripada daun telinga normal. Oleh karena itu, mikrotia juga disebut telinga kecil.

Baca juga: Hal yang perlu diperhatikan mereka dengan kondisi telinga kecil

Mirta menuturkan bahwa penting bagi orang tua dengan anak penderita mikrotia untuk memiliki acceptance atau menerima situasi yang terjadi dengan lapang dada sebelum berdiskusi dengan anggota keluarga lainnya mengenai penanganan anak dengan mikrotia, misalnya perencanaan operasi dan sebagainya.

Selain kondisi psikologis orang tua, aspek psikologis pada anak pun harus diperhatikan agar dia tumbuh menjadi anak yang percaya diri. Anak yang terlahir dengan mikrotia perlu memahami bahwa dia memiliki kelebihan. 

“Anak harus menjadi seorang manusia yang berjiwa besar dan dia juga perlu tahu bahwa walaupun dia punya kelainan, tapi, dia juga punya kelebihan,” ucap Mirta.

Mirta percaya bahwa setiap orang memiliki bakatnya masing-masing. Bersama orang tua, anak bisa mengembangkan bakatnya agar dia dapat menjalani aktivitasnya sehari-hari tanpa merasa rendah diri di hadapan teman-temannya.

“Jadi, jangan kecil hati. Pasti akan ada jalan dan pasti kita bisa mengatasi itu secara bersama-sama,” kata Mirta.

Baca juga: Orang dengan telinga kecil masih bisa berkomunikasi

Pendiri Indonesian Microtia and Atresia Community (IMAC) Anita Putri Ayu menuturkan bahwa adanya rasa sedih saat pertama mengetahui kondisi anak adalah hal yang wajar.

“Boleh sedih, boleh kecewa, tapi, kita tetap harus bisa bangkit, dan pada waktunya nanti kita harus dapat mempertimbangkan apa yang harus diperbuat,” kata Anita.

Oleh karena itu, dia menyarankan orang tua yang memiliki anak dengan mikrotia untuk berkomunikasi dengan pasangan dan anggota keluarga dekat lainnya agar saling menguatkan.

“Kita juga punya komunitas, jadi itulah yang mendukung kita bahwa kita memang tidak menghadapi ini sendiri,” ujar Anita.

Baca juga: Kata dokter tentang pencegahan dan penanganan telinga kecil

Baca juga: Kesehatan telinga penting untuk jaga keseimbangan tubuh

Baca juga: Kenali faktor risiko gangguan pendengaran pada anak

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2023

[ad_2]

Source link

Previous Post

Ambil napas dalam bisa membantu mengurangi cemas

Next Post

Kemenkes rencanakan fitur poin SatuSehat untuk dapat obat gratis

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?