PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Penelitian di Australia Tunjukkan Ganja Dapat Membunuh Sel Kanker Kulit

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
5 Apr, 2024
0 0
0
Penelitian di Australia Tunjukkan Ganja Dapat Membunuh Sel Kanker Kulit
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Para peneliti di Australia melakukan eksperimen laboratorium untuk memastikan apakah ganja dapat diubah menjadi obat kanker kulit di masa depan.

Mereka mengatakan, sebagian besar kasus melanoma berakhir fatal dengan hanya kurang dari 15 persen pasien bertahan hidup lebih dari tiga tahun. Akan tetapi, penelitian baru menunjukkan ganja dapat membantu menangani penyakit itu.

Perjuangan Leigh Raaschou selama puluhan tahun dalam melawan kanker dapat terlihat dengan jelas. Ia tidak pernah melindungi dirinya dari sengatan matahari dan menghabiskan sebagian besar masa hidupnya berada langsung di bawah terik matahari. Melanoma di kepalanya menyebar ke tulang dan memaksa para dokter mengangkat sebagian tengkoraknya.

“Selama periode itu sudah lebih dari 100 kanker kulit yang diangkat dari tubuh saya, mungkin bahkan hampir 200,” jelasnya.

Raaschou empat kali menderita melanoma sejak 1998. Melanomanya yang terakhir diangkat dokter tahun lalu. “Inilah akibatnya karena tidak pernah pakai topi, tidak pernah pakai krim pelindung dari sengatan surya,” imbuhnya.

Terapi radiasi untuk membunuh sel kanker telah merusak indera pendengaran dan penglihatan Raaschou. Dokter mengatakan, ia tidak lagi bisa menjalani terapi tersebut.

“Di sebelah situlah melanoma saya mereka angkat. Radiasi sudah dilakukan terhadap seluruh area kepala saya. Dan dokter sudah bilang tidak bisa dilakukan radiasi lagi. Istri saya selalu khawatir melanoma saya akan kembali muncul dan semacamnya, tapi saya punya filosofi berbeda,” lanjut Raaschou.

ILUSTRASI - Seorang peneliti AS melakukan penelitian kanker melanoma di laboratorium.

ILUSTRASI – Seorang peneliti AS melakukan penelitian kanker melanoma di laboratorium.

Umumnya, melanoma diobati melalui prosedur medis invasif seperti pembedahan atau terapi radiasi. Namun, para peneliti di Charles Darwin University dan Royal Melbourne Institute of Technology kini sedang meneliti apakah zat dalam ganja suatu hari nanti dapat menjadi solusi. Penelitian itu masih dalam tahap awal, tapi mereka menemukan bahwa ketika mereka menempatkan ekstrak khusus tanaman ganja bernama PHEC-66 ke dalam sebuah tabung reaksi, ekstrak tersebut menempel pada reseptor di permukaan sel kanker dan mengganggu pertumbuhan sel tersebut.

Nazim Nassar, peneliti Charles Darwin University, ikut menulis laporan penelitian yang sudah diterbitkan pada jurnal Cells. “Yang kita bicarakan adalah melanoma ganas, yang merupakan tipe kanker kulit yang mematikan,” jelasnya.

Ia dan peneliti lainnya berharap dapat segera memulai uji coba pada hewan.
Uji coba itu bisa memakan waktu bertahun-tahun dan hasilnya harus berhasil sebelum dapat diujicobakan pada manusia. Namun, Nassar berbesar hati melihat hasil penelitian mereka sejauh ini.

“Caranya dengan memaksa sel itu menjalani apa yang kami sebut kematian sel yang terprogram, alias apoptosis. Dan itu, bagi kami yang melakukan penelitian awal di dalam laboratorium, merupakan hasil yang luar biasa,” sebut Nazim.

Bagi orang-orang yang menderita kanker seperti Raaschou, alternatif selain prosedur operasi sangatlah mereka nantikan. “Seandainya saja saya tahu soal ini 10 tahun lalu, maka tidak ada bagian tubuh saya yang harus diangkat,” jelasnya. [rd/lt]

[ad_2]

Source link

Previous Post

Dokter sebut penyebab osteoporosis sering tidak disadari

Next Post

Kemarin, rekomendasi wisata murah Asia hingga osteoporosis pada wanita

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
7
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
14
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?