PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Penyintas HPV-DNA positif masih bisa hamil

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
3 Nov, 2023
0 0
0
Penyintas HPV-DNA positif masih bisa hamil
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Pakar obstetri dan ginekologi dari FKUI Universitas Indonesia Dr dr Hariyono Winarto, SpOG(K) mengatakan perempuan yang pernah terinfeksi human papillomavirus (HPV) atau HPV-DNA positif masih memiliki peluang untuk hamil, karena kondisi itu tak berhubungan langsung dengan kehamilan.

“HPV-DNA positif sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan kehamilan. Jadi keberhasilan kehamilan itu lain lagi sebenarnya faktor-faktor yang berperan. Jadi tetap bisa hamil, yang sudah pernah HPV DNA positif,” kata dia dalam diskusi yang diikuti secara daring pada Jumat.

Kecuali, sambung Hariyono, bila memang ada faktor lain yang saat pasien diterapi karena HPV positif akhirnya mengganggu kehamilan.

Baca juga: Ketahui pentingnya vaksinasi HPV pada laki-laki dan perempuan

“Misalnya ada infeksi di saluran telur dan lainnya, bisa terjadi gangguan untuk hamil,” tutur dia.

Diagnosis HPV-DNA positif berarti seseorang terinfeksi HPV tipe risiko tinggi, tetapi bukan berarti dia positif kanker, melainkan berisiko sangat tinggi untuk terkena kanker leher rahim atau serviks di masa mendatang.

Selain tentang peluang hamil, Hariyono juga membahas tentang boleh atau tidaknya pasien HPV-DNA positif divaksin.

“Kalau belum pernah vaksin tetap ada gunanya vaksinasi untuk mencegah reinfeksi. Kalau divaksinasi lagi, kalau ada infeksi lagi berarti tubuh sudah mulai memiliki kekebalan,” ujar Hariyono.

Dia menambahkan, pasien tak perlu menunggu negatif HPV untuk bisa divaksin. Tetapi yang penting dia belum terkena kanker serviks.

Tes HPV bermanfaat untuk mendeteksi keberadaan human papillomavirus, virus yang dapat menyebabkan berkembangnya kutil kelamin, sel serviks abnormal, atau kanker serviks. Merujuk Mayo Clinic, tes ini biasanya dilakukan mereka yang berusia 30 tahun atau lebih untuk mendeteksi keberadaan HPV dari leher rahim namun bukan berarti mendiagnosis seseorang terkena kanker.

Tipe HPV tertentu seperti 16 dan 18 meningkatkan risiko seseorang terkena kanker serviks. Tes HPV dilakukan secara rutin di bawah usia 30 tahun tidak disarankan, karena tidak terlalu membantu.

Sementara itu, berbicara penularan, HPV menyebar melalui hubungan seksual dan sangat umum terjadi pada orang muda. Namun, infeksi HPV sering kali hilang dengan sendirinya dalam waktu satu atau dua tahun.

Selanjutnya, perubahan serviks yang menyebabkan kanker biasanya memerlukan waktu beberapa tahun, seringkali 10 tahun atau lebih, untuk berkembang.

Baca juga: Perdarahan tanda tersering kanker leher rahim

Baca juga: Jangan anggap remeh keputihan, bisa jadi cikal bakal kanker serviks

Baca juga: Ketahui tes HPV DNA Genotyping untuk deteksi HPV

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2023

[ad_2]

Source link

Previous Post

Kapan skrining talasemia perlu dilakukan?

Next Post

Dokter: Pasien operasi bariatrik bisa diberikan cairan setelah sadar

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
7
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?