PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Psikolog anjurkan untuk hindari komunikasi agresif pasif pada anak

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
6 Jun, 2024
0 0
0
Psikolog anjurkan untuk hindari komunikasi agresif pasif pada anak
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Psikolog anak dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia Fabiola Priscilla, M Psi menganjurkan orang tua untuk menghindari cara komunikasi baik yang agresif maupun pasif kepada anak.

 

“Misalnya ketika orang tua mengeluarkan kalimat “enggak usah pulang-pulang sekalian” kepada anak karena kesal melihat anaknya tidak kunjung pulang ke rumah setelah bermain di luar rumah. Itu merupakan contoh pola komunikasi yang agresif,” kata Fabiola dalam seminar mengenai “kiat-kiat mengatasi stres pada orang tua dalam mempersiapkan anak kembali sekolah” yang diikuti wartawan di Jakarta, Kamis.

 

Fabiola juga mencontohkan, pola komunikasi pasif yaitu saat orang tua mengomentari nilai ulangan anaknya hanya 70, disindir dengan kalimat “aduh anak tetangga bisa 80 nih, masa kamu tidak bisa dapat 85”.

“Dua-duanya bisa menyakiti anak, makanya tidak dianjurkan. Kami menganjurkan penerapan pola komunikasi asertif, yaitu sampaikan apa yang diharapkan orang tua kepada anak, dan ajarkan juga cara melakukannya,” kata Fabiola.

 

Dia mencontohkan, pola komunikasi asertif yaitu saat orang tua mengatakan kepada anaknya, “Mama harap kamu pulang jam empat sore, nak. Supaya kamu bisa mandi dulu sebelum kamu main, mama yakin kamu bisa melakukan itu kok.”

 

Kalau mendengar kalimat tersebut, menurut Fabiola, alam bawah sadar anak bisa lebih mudah mempersepsikan aturan yang dibuat oleh orang tuanya.

Sementara itu Kepala Sekolah Dasar BPK Penabur Pondok Indah Evert F. Fanggidae mengatakan anak didik seharusnya difasilitasi ketika diminta oleh guru untuk melakukan sesuatu.

Evert sangat tidak setuju dengan guru yang memaksa (push) anak didiknya untuk berbuat sesuatu lebih baik.

Contoh, ada anak yang belajar secara lambat di kelas. Kalau guru memaksa anak tersebut belajar lebih cepat, maka suasana kelas bisa menjadi tidak efektif lagi bagi anak didik yang lain, termasuk pengajar pun bisa kurang efektif dalam mengajar.

“Sebaiknya anak (yang lambat belajarnya) diajak mengobrol dulu untuk melihat potensinya itu ada di mana, lalu fasilitasi semua yang dia suka (caranya),” kata Evert.

Baca juga: Memperbaiki pola hubungan orang tua dengan anak

Baca juga: Akademisi: Gunakan kalimat positif saat berkomunikasi dengan anak

Baca juga: Pentingnya membangun komunikasi dengan anak

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Dokter ungkap ciri-ciri anak menderita obesitas

Next Post

IKEA: Rancangan interior kamar sesuaikan dengan tumbuh-kembang anak

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
9
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
4
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
13
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
21
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?