PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Pesan Bidan untuk Orang Tua Baru di Inggris: ASI Tetap yang Terbaik

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
16 Mar, 2024
0 0
0
Pesan Bidan untuk Orang Tua Baru di Inggris: ASI Tetap yang Terbaik
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Zoe Watson adalah bidan sekaligus aktivis gerakan pemberian ASI. Dalam the London Baby Show, sebuah pameran produk bayi dan ibu hamil beberapa waktu lalu, ia menjadi pembicara dan juga berbicara kepada pengunjung tentang manfaat pemberian ASI dan solusi praktis untuk melakukannya selama masa pertumbuhan bayi. Di sela-sela acara itu, ia menyempatkan diri memberikan ASI bagi bayinya Nellie.

Menurut panduan yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), para ibu dianjurkan untuk memberi ASI dalam enam bulan pertama usia bayi mereka dan melanjutkan pemberiannya hingga usia 24 bulan untuk melengkapi makanan padat.

Manfaat kesehatan menyusui telah diteliti secara luas, di antaranya dapat mengurangi tingkat asma, obesitas dan diabetes.

Sebuah hasil studi yang dipublikasikan dalam British Medical Journal memperlihatkan jumlah ibu menyusui di Wales yang melahirkan antara tahun 2018 dan 2021 meningkat dari 16.6 persen menjadi 20.5 persen pada tahun 2020, yaitu ketika negara tersebut menjalankan penutupan atau lockdown akibat virus corona.

ILUSTRASI - Sebuah hasil studi yang dipublikasikan dalam British Medical Journal memperlihatkan jumlah ibu menyusui di Wales yang melahirkan antara tahun 2018 dan 2021 meningkat dari 16.6 persen menjadi 20.5 persen pada tahun 2020.

ILUSTRASI – Sebuah hasil studi yang dipublikasikan dalam British Medical Journal memperlihatkan jumlah ibu menyusui di Wales yang melahirkan antara tahun 2018 dan 2021 meningkat dari 16.6 persen menjadi 20.5 persen pada tahun 2020.

Watson mengatakan, “Saya tahu ada masa-masa susu formula bayi langka selama pandemi. Jadi mungkin para orang tua memikirkan hal tersebut dan jika mereka sedang hamil, mereka akan mencoba mengatasinya dengan pemberian ASI karena berpikir masalah itu juga dapat mereka alami. Selain itu, banyak dari kita yang lebih banyak tinggal di rumah. Jadi orang-orang tersebut tidak memiliki banyak tekanan untuk kembali bekerja, bersosialisasi dan keluar rumah untuk menghadiri berbagai acara di mana mereka tidak dapat menyusui dalam acara-acara tersebut.”

Sepanjang kariernya sebagai bidan, ia telah membantu banyak ibu untuk memberikan ASI kepada bayinya, seperti yang disarankan WHO yaitu seorang ibu seharusnya mulai menyusui bayinya dalam kurun satu jam setelah melahirkan.

Selain alasan medis dan psikologis, ekonomi dan sosial juga menjadi faktor yang menghalangi seorang ibu untuk memberikan ASI pada bayinya. Faktor-faktor tersebut bukan hal unik di Inggris. Namun menurutnya, tabu dan adanya perubahan sikap komunitas yang terjadi di negaranya mungkin menjadi sebuah faktor penting.

Ia menambahkan, “Saya kira, tantangan yang dihadapi para ibu pada tahap awal menyusui, mungkin tidak seperti di budaya lain di mana ada para anggota keluarga yang berada di dekat mereka, mereka memiliki anggota keluarga yang sudah berpengalaman menyusui yang merawat ibu yang menyusui sehingga dapat merawat bayinya. Sementara itu tekanan di Inggris sedemikian besar sehingga orang hanya mengambil langkah mudah yaitu memberi susu formula.”

Tekanan ekonomi selama krisis kenaikan biaya hidup juga menjadi salah satu pertimbangan. ASI tentu saja lebih murah dibandingkan dengan harga susu formula bayi.

Beberapa waktu lalu, UNICEF mempublikasikan bagaimana kenaikan harga susu formula melebihi tingkat inflasi. Pengeluaran biasanya berkisar dari 44 poundsterling (sekitar Rp 878 ribu) hingga 89 poundsterling (sekitar Rp1,775 juta) per bulan untuk susu formula tahap pertama.

FILE - Seorang perempuan Somalia menyusui anaknya di kamp pengungsi di pinggiran Dollow, Somalia, 20 September 2022.

FILE – Seorang perempuan Somalia menyusui anaknya di kamp pengungsi di pinggiran Dollow, Somalia, 20 September 2022.

Namun keadaan perekonomian yang sulit juga mendesak ibu untuk kembali bekerja lebih awal.

Mallory Reynolds-Trout, manajer penyelenggara pameran the Baby Show, juga memberikan ASI bagi anak-anaknya. Ia menaruh simpati kepada para perempuan yang mengalami kesulitan dan tekanan.

“Saya kira, kehidupan orang-orang menjadi lebih sibuk dalam beberapa tahun terakhir. Menjadi lebih sulit untuk memberi ASI saat bepergian. Lebih banyak perempuan yang kini bekerja. Jadi tentu saja tren itu sudah berubah seiring waktu. Saya kira, tidak selalu mudah bagi orang tua yang berada jauh dari bayinya, untuk selalu memompa ASI atau menyusui. Jadi kebanyakan orang beralih ke susu formula atau pilihan lain yang dapat dilakukan,” sebutnya. [lj/uh]

[ad_2]

Source link

Previous Post

Obat Herbal 101 Dari Dokter Pengobatan Cina

Next Post

Ibu hamil konsumsi karbohidrat kompleks agar kenyang lebih lama

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

24 Apr, 2026
13
Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

20 Apr, 2026
26

Puskesmas Mengkubang Sediakan Layanan Upaya Berhenti Merokok (GRATIS)

13 Mar, 2026
21
Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I Tahun 2026

Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I Tahun 2026

14 Feb, 2026
10
5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

23 Jan, 2026
36
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?