PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Ketahui apa itu batu ginjal dan cara pengobatannya

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
26 Mar, 2024
0 0
0
Ketahui apa itu batu ginjal dan cara pengobatannya
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Dokter Spesialis Urologi Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) dr. Dyandra Parikesit, BMedSc., Sp.U, FICS menjelaskan apa itu batu ginjal dan cara mengobatinya agar tidak menyebabkan penurunan fungsi pada ginjal.

“Batu ginjal terbentuk dari endapan garam dan mineral yang berkumpul menjadi satu dan umumnya tidak bergejala,” kata Dyandra dalam gelar wicara daring di Jakarta, Selasa.

Meskipun tidak bergejala, batu ginjal yang menyumbat saluran kemih dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, mulai dari nyeri, perdarahan, hingga penurunan fungsi ginjal.

Baca juga: Dokter: Dehidrasi berkepanjangan tingkatkan risiko batu saluran kemih

Oleh karena itu, kondisi batu ginjal perlu segera ditangani agar ginjal dan saluran kemih dapat berfungsi normal kembali.

Ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya batu ginjal, antara lain sering menahan buang air kecil, kurang minum air (dehidrasi), hingga kadar garam yang tinggi dalam urin.

Dokter lulusan pendidikan kedokteran Universitas Indonesia itu pun menyarankan sejumlah tindakan pencegahan agar masyarakat dapat terhindar dari kondisi batu ginjal.

“Kita cukupi konsumsi air putih 2-3 liter sehari, kalau menjalankan puasa idealnya tetap diupayakan demikian dengan pembagian minum air putih saat buka puasa, makan malam, dan sahur,” kata Dyandra.

Baca juga: Mengenal RIRS, metode minimal invasif untuk pengobatan batu ginjal

Selain itu, batasi konsumsi garam kurang dari 2.300 mg per hari, dan hindari merokok serta minum alkohol. Jangan lupa untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat dan menghindari makanan cepat saji, tinggi garam, serta tinggi purin.

Namun, jika pasien sudah telanjur mengalami batu ginjal, ada beberapa tindakan pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengeluarkan batu ginjal tersebut. Mulai dari tindakan minim invasif (tindakan dengan sayatan dalam jumlah minim) hingga non-invasif (tanpa sayatan).

“Salah satunya adalah RIRS atau Retrograde Intrarenal Surgery menggunakan teropong dalam saluran kemih, dan menghancurkan batu ginjalnya dengan laser yang minim invasif,” terangnya.

Baca juga: RSUD Sulbar hadirkan teknologi pemecah batu ginjal bagi peserta JKN

Tidak hanya RIRS, pasien juga dapat diobati dengan tindakan minim invasif lainnya, yakni PCNL atau Percutaneous Nephrolithotomy untuk batu ginjal dengan ukuran lebih besar dan URS atau Ureteroscopy yang menggunakan laser untuk menghancurkan batu.

Selain itu, terdapat pengobatan non-invasif lainnya bernama ESWL atau Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy untuk batu berukuran kecil (kurang dari 20 mm) dan berbentuk lunak. Tindakan ini dilakukan dengan menghancurkan batu ginjal menggunakan gelombang kejut selama kurang lebih satu jam.

“Pilihan pengobatan di atas ada plus dan minus-nya, biasanya tindakan pengobatan minim invasif memiliki angka bebas batu cukup tinggi, seperti RIRS, PCNL, dan URS,” kata dia.

Dia menambahkan, “Sementara untuk ESWL karena non-invasif biasanya fragmen pertumbuhan batu dan angka bebas batunya relatif lebih rendah, sehingga memerlukan terapi berkala”. 

Baca juga: Nyeri pinggang tanda kanker ginjal atau batu ginjal sulit dibedakan

Baca juga: Waspadai risiko kena batu ginjal bila diet tinggi gula 

Pewarta: Vinny Shoffa Salma
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Gagal ginjal tertinggi dialami pasien di bawah usia 50 tahun

Next Post

Khasiat daun stevia sebagai imunomodulator

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

24 Apr, 2026
11
Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

20 Apr, 2026
25

Puskesmas Mengkubang Sediakan Layanan Upaya Berhenti Merokok (GRATIS)

13 Mar, 2026
18
Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I Tahun 2026

Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I Tahun 2026

14 Feb, 2026
7
5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

23 Jan, 2026
31
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?