PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Pakar: Rutin minum obat hipertensi tak bikin gagal ginjal

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
27 Mar, 2024
0 0
0
Pakar: Rutin minum obat hipertensi tak bikin gagal ginjal
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Justru tekanan darah yang tinggi, yang tidak terkendali, yang tidak minum obat. Juga gula darah yang tinggi, yang tidak terkendali, karena tidak minum obat, ini yang akan merusak ginjal

Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) Pringgodigdo Nugroho mengatakan tidak benar meminum obat diabetes dan hipertensi secara rutin dapat menyebabkan gagal ginjal.

Dia menyebutkan hal itu sebagai respon dari ketakutan sebagian orang untuk mengonsumsi obat-obatan tersebut, meski disediakan di puskesmas, karena khawatir gagal ginjal sehingga beralih ke obat-obatan herbal.

“Justru tekanan darah yang tinggi, yang tidak terkendali, yang tidak minum obat. Juga gula darah yang tinggi, yang tidak terkendali, karena tidak minum obat, ini yang akan merusak ginjal,” kata Pringgodigdo dalam “Ginjal Sehat untuk Semua” yang disiarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di kanal YouTube resminya di Jakarta, Rabu.

Selain itu, ujarnya, para ahli ginjal sedunia tidak menyarankan pasien-pasien yang punya gangguan ginjal untuk mengonsumsi obat-obatan herbal yang tidak diketahui efeknya untuk organ itu. Bahkan, katanya, ada kandungan yang malah menjadi toksik sehingga merusak ginjal.

Baca juga: Pengidap hipertensi yang tak patuh minum obat berisiko kena komplikasi

Dia menyebutkan hipertensi serta diabetes dapat membawa komplikasi berupa penyakit ginjal kronis yang dapat menjadi penyakit ginjal tahap akhir sehingga membuat pasien harus menjalani hemodialisis atau cuci darah.

Menurutnya, sejumlah faktor risiko penyakit ginjal kronis adalah diabetes, masalah tekanan darah, penyakit jantung, baik yang diidap diri sendiri maupun karena ada riwayat penyakit itu pada keluarga. Selain itu obesitas juga dapat meningkatkan faktor risiko.

Adapun gejala-gejala penyakit itu, kata dia, adalah bengkak di anggota tubuh misalnya tangan, kaki, mata, wajah, dan tangan. Lalu ada juga gangguan saat pipis, misalnya volume pipis yang berkurang, warna yang gelap atau ada darahnya, ada busanya, dan rasa nyeri. Selain itu rasa lelah serta kehausan yang meningkat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Perawat Dialisis Indonesia Syamsul Bahri mengatakan perlu ada peran dari perawat untuk melakukan pendekatan pada masyarakat guna membangun kepercayaan.

Baca juga: Wamenkes: Pasien diabetes tetap bisa puasa asal atur waktu minum obat

Dengan membangun kepercayaan masyarakat atau pasien, kata dia, maka dapat membangun persepsi serta mengubah perilaku tersebut, terutama para pasien yang masih dalam enam bulan pertama pengobatan. “Kurang dari 6 bulan, biasanya dia masih coba-coba gitu,” katanya.

Syamsul mengatakan tak hanya obat-obatan herbal, para pasien itu mencoba hal-hal aneh lainnya sebagai alternatif.

Dengan menunjukkan data-data serta bukti yang dapat dipertanggungjawabkan tentang pasien-pasien yang kondisinya makin parah, bahkan meninggal karena coba-coba, kata dia, maka persepsi mereka dapat berubah dan mereka mematuhi pengobatan yang diberikan dokter.

Baca juga: Penderita diabetes perlu pahami dua hal sebelum coba pengobatan herbal

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Dua Tewas Terkait Konsumsi Suplemen Kesehatan di Jepang

Next Post

Tips Sehat Bekerja

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

24 Apr, 2026
20
Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

20 Apr, 2026
30

Puskesmas Mengkubang Sediakan Layanan Upaya Berhenti Merokok (GRATIS)

13 Mar, 2026
21
Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I Tahun 2026

Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I Tahun 2026

14 Feb, 2026
10
5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

23 Jan, 2026
45
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?