PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Lima Tahun Sejak Pandemi, WHO Desak China Bagikan Data Asal-usul COVID-19

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
9 Jan, 2025
0 0
0
Lima Tahun Sejak Pandemi, WHO Desak China Bagikan Data Asal-usul COVID-19
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) pada Senin (30/12) meminta China untuk membagikan data dan akses kepada organisasi itu untuk membantu memahami bagaimana COVID-19 bermula. Permintaan itu disampaikan lima tahun sejak dimulainya pandemi yang mengguncang planet Bumi itu.

COVID-19 membunuh jutaan orang, mengoyak perekonomian dan melumpuhkan sistem layanan kesehatan di seluruh dunia.

“Kami terus meminta China untuk membagikan data dan akses agar kami dapat memahami asal-usul COVID-19. Ini adalah kewajiban moral dan ilmiah,” ungkap WHO dalam pernyataan tertulisnya.

“Tanpa keterbukaan, berbagi, dan kerja sama antarnegara, dunia ini tidak dapat mencegah dan mempersiapkan diri menghadapi epidemi dan pandemi di masa depan secara memadai.”

WHO menceritakan bagaimana pada 31 Desember 2019, kantor perwakilan di China membaca pernyataan pers dari otoritas kesehatan di Wuhan terkait kasus-kasus “pneumonia menular” di kota itu.

“Berminggu-minggu, berbulan-bulan dan bertahun-tahun setelahnya, COVID-19 telah membentuk hidup kita dan dunia kita,” ungkap badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut.

“Sambil memperingati tonggak sejarah ini, mari kita mengheningkan cipta untuk menghormati hidup banyak orang yang berubah dan telah hilang, menghargai orang-orang yang masih menderita COVID-19 dan COVID berkepanjangan, mengungkapkan rasa syukur kepada para petugas kesehatan yang banyak berkorban untuk merawat kita, serta berkomitmen untuk belajar dari COVID-19 demi membangun masa depan yang lebih sehat.”

Kelemahan-kelemahan yang Sama

Awal bulan ini, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyinggung masalah apakah dunia lebih siap menghadapi pandemi berikutnya ketimbang saat menghadapi COVID-19.

“Jawabannya ya dan tidak,” ungkapnya dalam konferensi pers.

“Apabila pandemi berikutnya terjadi hari ini, dunia masih akan menghadapi beberapa kelemahan dan kerentanan yang sama, yang menyebabkan COVID-19 bercokol lima tahun lalu.”

“Namun, dunia juga telah belajar banyak pelajaran menyakitkan yang diajarkan pandemi kepada kita, dan telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk memperkuat pertahanannya dari epidemi dan pandemi yang akan datang.”

Pada Desember 2021, dihantui oleh kehancuran yang disebabkan oleh COVID-19, negara-negara di dunia memutuskan untuk mulai menyusun suatu perjanjian tentang pencegahan, kesiapan dan tanggapan terhadap pandemi.

Seluruh 194 negara anggota WHO yang merundingankan perjanjian tersebut telah menyepakati sebagian besar isi perjanjian, tapi masih terganjal urusan praktis.

Pangkal masalahnya ada di antara negara-negara Barat bersama sektor industri farmasi besar dengan negara-negara yang lebih miskin, yang khawatir akan dikesampingkan ketika pandemi berikutnya terjadi.

Meski masalah yang belum terselesaikan sedikit, masalah tersebut mencakup inti dari perjanjian yang disusun, yaitu kewajiban untuk segera membagikan patogen yang muncul dan manfaat penanggulangan pandemi yang diperoleh dari patogen tersebut, seperti vaksin.

Tenggat perundingan perjanjian itu adalah Mei 2025. [rd/uh]

[ad_2]

Source link

Previous Post

Vaksinasi saluran napas jadi salah satu proteksi tubuh menghadapi HMPV

Next Post

Mengenal prosedur IVL untuk atasi aneurisma arteri koroner yang sulit

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

Kader ILP Kecamatan Damar Meraih Juara 1 Lomba Senam Kreasi Promosi Kesehatan

5 Agu, 2026
2

Indeks Kepuasan Masyarakat UPT Puskesmas Mengkubang Semester I Tahun 2026

27 Jul, 2026
5

Puskesmas Mengkubang Merilis Aplikasi Penunjang Administrasi Pegawai

7 Jul, 2026
5
Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

24 Apr, 2026
47
Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

20 Apr, 2026
53
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?