PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

10 Kebiasaan ini dapat percepat penurunan kognitif

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
17 Jan, 2025
0 0
0
10 Kebiasaan ini dapat percepat penurunan kognitif
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Pola gaya hidup membentuk dan memengaruhi cara otak berfungsi. Namun, kebiasaan tertentu dalam menjalani hidup dapat memengaruhi kesehatan otak, salah satunya penurunan kognitif.

Otak beradaptasi dan belajar sepanjang hidup, tetapi kesehatannya dapat memburuk dengan cepat jika terpapar kebiasaan gaya hidup buruk tertentu, kata Konsultan Geriatri, di Ruby Hall Clinic Pune Dr. Virajrao Kore.

“Otak, yang sering digambarkan sebagai pusat kendali tubuh, adalah organ yang rumit dan terus berkembang,” kata Dr. Virajrao Kore, dikutip dari Hindustan Times, Jumat (17/1).

Baca juga: Mengurangi konsumsi daging merah lebih baik bagi kesehatan otak

Dr. Virajrao Kore lebih lanjut mencatat kebiasaan-kebiasaan negatif yang dapat memengaruhi fungsi otak dan juga menyebabkan penurunan kognitif, di antaranya:

1. Kurang tidur
Tidur adalah saat otak memperbaiki dirinya sendiri dan mengonsolidasikan ingatan. Kurang tidur kronis mengganggu proses ini, yang menyebabkan masalah ingatan, penurunan fungsi kognitif, dan peningkatan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

2. Stres
Stres yang terus-menerus membanjiri otak dengan kortisol, yang mengganggu daya ingat dan mengecilkan hipokampus, area yang bertanggung jawab untuk belajar dan emosi.

Baca juga: Kebiasaan mengonsumsi teh hijau dapat melindungi kesehatan otak

3. Isolasi sosial
Manusia adalah makhluk sosial, dan isolasi dapat menyebabkan kesepian, depresi, dan bahkan penurunan kognitif. Kurangnya interaksi membuat otak tidak mendapatkan stimulasi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kemampuan beradaptasi.

4. Merokok
Merokok membatasi aliran darah ke otak, merusak neuron, dan secara signifikan meningkatkan risiko stroke dan demensia. Gantilah rokok dengan kebiasaan yang lebih sehat seperti mengunyah permen karet bebas gula atau berolahraga.

5. Waktu di depan layar yang berlebihan
Paparan layar yang terlalu lama akan membebani otak, mengganggu siklus tidur, dan mendorong gaya hidup yang tidak banyak bergerak, yang semuanya berdampak pada kesehatan kognitif.

Baca juga: Faktor gaya hidup aktif bisa buat otak awet muda

6. Mengonsumsi gula berlebih
Konsumsi gula yang berlebihan memicu peradangan, mengganggu regulasi insulin, dan merusak sinyal otak, yang menyebabkan masalah memori dan penurunan kognitif.

7. Kurang aktivitas fisik
Kurangnya aktivitas fisik mengurangi aliran darah dan pengiriman oksigen ke otak, sehingga menghambat kemampuan otak untuk membuat koneksi saraf baru.

8. Minum alkohol berlebih
Mengonsumsi alkohol yang berlebihan merusak neuron dan mengganggu komunikasi antara sel-sel otak, yang menyebabkan hilangnya ingatan dan gangguan kognitif jangka panjang.

Baca juga: Studi ungkap manfaat tidur bagi kesehatan otak

9. Mengonsumsi makanan olahan berlebih
Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung bahan olahan, lemak tidak sehat, dan gula menyebabkan obesitas, peradangan, dan kesehatan otak yang buruk.

10. Penyalahgunaan zat
Penggunaan narkoba untuk rekreasi sangat memengaruhi struktur dan fungsi otak, yang menyebabkan gangguan kognitif dan emosional jangka panjang.

Baca juga: Riset ungkap dampak kegiatan sedentari terhadap kesehatan otak

Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2025

[ad_2]

Source link

Previous Post

Anak gemuk apakah termasuk sehat? #anakgemuk #beratbadanbayi #anaksehat #beratbadanberlebih #edukasi

Next Post

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS Rekomendasikan Pengujian Flu Burung Lebih Cepat

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
7
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
14
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?