PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

8 Teknik Jepang yang efektif untuk berhenti “overthinking”

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
11 Jan, 2025
0 0
0
8 Teknik Jepang yang efektif untuk berhenti “overthinking”
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Terlalu banyak berpikir dapat terasa seperti aliran pikiran terus-menerus yang menarik kita menjauh dari kenyataan, alias “overthinking”.

Jika terjebak dalam siklus pemikiran yang membuat cemas, beberapa teknik Jepang mungkin dapat membantu. Metode-metode ini berfokus pada kesederhanaan, perhatian penuh, dan menerima ketidaksempurnaan hidup.

Mereka menawarkan cara yang menyegarkan untuk mengatur ulang pikiran dan menemukan kejernihan di tengah kekacauan. Berikut delapan metode mengatur pikiran dari Jepang dilansir TimesofIndia, Sabtu.

Ikigai: temukan tujuan hidup

Ikigai adalah menemukan apa yang memberi makna pada hidup. Ini adalah konsep Jepang yang membantu mengidentifikasi apa yang Anda sukai, apa yang Anda kuasai, apa yang dibutuhkan dunia, dan untuk apa Anda dibayar.

Ketika Anda menemukan tujuan hidup, siklus berpikir berlebihan akan mulai mereda. Anda akan merasa lebih damai dan jelas tentang apa yang harus difokuskan.

Baca juga: Praktisi kesehatan bagikan kiat untuk jaga pola pikir tetap positif

Wabi-sabi: menerima ketidaksempurnaan

Wabi-sabi adalah filosofi Jepang yang merayakan ketidaksempurnaan dan sifat kehidupan yang sementara.

Filosofi ini mendorong kita untuk menerima hal-hal yang tidak lengkap, usang, atau bahkan rusak. Alih-alih mengejar kesempurnaan, filosofi ini mengajarkan kita untuk menghargai alur alami kehidupan yang tidak dapat diprediksi dan selalu berubah. Ketidaksempurnaan inilah yang membuat hidup menjadi kaya dan bermakna.

Shinrin-yoku: mandi di hutan

Shinrin-yoku, atau “mandi di hutan”, lebih dari sekadar berjalan-jalan di hutan, ini adalah tentang menyatu sepenuhnya dengan alam.

Pelan-pelan, tarik napas dalam-dalam, dan perhatikan pemandangan, suara, dan aroma di sekitar Anda.

Penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di alam dapat mengurangi stres, meredakan kecemasan, dan menjernihkan pikiran. Melangkah keluar memberi pikiran istirahat yang sangat dibutuhkan.

Baca juga: Orang bisa cegah “overthinking” dengan tidak terus fokus pada masalah

Ilustrasi – Pria jepang melakukan meditasi. (freepik)

Zazen: seni meditasi duduk

Zazen, suatu bentuk meditasi duduk, adalah landasan dari kesadaran Jepang. Zazen berfokus pada duduk diam, menarik napas dalam-dalam, dan membiarkan pikiran datang dan pergi tanpa menghakimi.

Latihan ini mengajarkan cara mengamati pikiran Anda tanpa melekat padanya. Ketika Anda terlalu banyak berpikir, Anda akan mudah termakan oleh pikiran.

Zazen memungkinkan Anda untuk menjauhkan diri dari pikiran Anda, menciptakan ruang mental di mana kedamaian dan kejernihan dapat muncul.

Baca juga: Dokter: Distraksi kepanikan dengan fokus pada indera pengecapan

Kintsugi: seni memperbaiki

Kintsugi adalah seni memperbaiki tembikar yang pecah dengan emas atau perak, menyoroti retakan dan bukan menyembunyikannya.

Hal ini mengingatkan kita bahwa perjuangan dan kekurangan kita tidak mengurangi diri kita, tetapi justru membuat kita menjadi diri kita sendiri, unik dan tangguh.

Ketika kesalahan di masa lalu muncul di benak kita, ingatlah bahwa seperti tembikar, ketidaksempurnaan kita menambah nilai dan keindahan dalam perjalanan kita.

Kaizen: Melakukan perbaikan kecil setiap hari

Kaizen adalah praktik melakukan perbaikan kecil dan bertahap setiap hari. Ini adalah filosofi yang mendorong kemajuan daripada kesempurnaan.

Ketika terlalu banyak berpikir menjebak Anda dalam siklus “apa selanjutnya?”, kaizen mengingatkan bahwa Anda tidak perlu memikirkan semuanya.

Dengan berfokus pada perbaikan kecil daripada rencana besar, Anda dapat mengurangi kecemasan dan membuat kemajuan yang stabil, selangkah demi selangkah.

Baca juga: Psikiater: Cemas berlebih-sulit tidur tanda ada masalah kesehatan jiwa

Wanita cantik di pemandian Nordik di depan hutan.(freepik)

Furo: ritual mandi air panas yang menenangkan

Furo, atau pemandian air panas Jepang, bukan hanya tentang kebersihan; ini adalah ritual relaksasi yang sakral.

Pengalaman berendam dalam air hangat memungkinkan untuk melepaskan diri dari dunia dan fokus pada saat ini.

Entah itu kehangatannya yang lembut atau suasananya yang tenang, berendam air panas dapat menenangkan pikiran, mengurangi stres, dan menawarkan jeda sejenak dari pusaran pikiran yang dapat menyebabkan terlalu banyak berpikir.

Hanami: menghargai keindahan hidup yang sekilas

Hanami adalah tradisi Jepang untuk mengagumi bunga sakura yang sedang mekar. Bunga-bunga yang indah ini hanya bertahan dalam waktu singkat, mengingatkan kita akan sifat kehidupan yang fana.

Terlalu banyak berpikir sering kali muncul dari rasa takut akan hal yang tidak diketahui atau mengkhawatirkan hal-hal yang tidak dapat kita kendalikan.

Hanami mengajarkan kita untuk merangkul momen, menghargai keindahan hidup yang cepat berlalu, dan melepaskan kebutuhan untuk mengendalikan segalanya.

Baca juga: Psikolog bilang “overthinking” bisa sebabkan stres hingga depresi

Penerjemah: Pamela Sakina
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2025

[ad_2]

Source link

Previous Post

Seni memahami Human Metapneumovirus – ANTARA News

Next Post

9 Aturan penting yang harus dimiliki tiap orang dalam pernikahan

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
8
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
4
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
13
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
21
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?