PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Jenis minuman yang mengurangi risiko terkena kanker usus

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
14 Jan, 2025
0 0
0
Oscillibacter dalam usus bisa kurangi risiko penyakit jantung

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa minum segelas susu, mengurangi risiko penyakit kanker usus hampir seperlimannya.

Dilansir dari Medical Daily, Selasa, hal itu berbeda dengan minum segelas anggur yang dapat meningkatkan risiko hingga 15 persen.

Menurut sebuah penelitian terkini, satu minuman dapat memangkas risiko hingga 17 persen, sementara yang lain dapat meningkatkannya dengan jumlah yang sama.

Seiring meningkatnya angka kanker usus secara global, temuan ini menjelaskan bagaimana pilihan makanan sederhana dapat memainkan peran penting dalam pencegahan.

Baca juga: Pilihan makanan dan minuman berpengaruh pada risiko kanker usus

Temuan ini didasarkan pada evaluasi kebiasaan makan lebih dari setengah juta wanita di Inggris, yang meneliti bagaimana berbagai faktor memengaruhi risiko kanker usus selama periode tindak lanjut sekitar 17 tahun.

Di antara 97 faktor makanan yang dilacak, para peneliti mengamati peningkatan risiko paling signifikan pada konsumsi alkohol, sementara pengurangan risiko terbesar dikaitkan dengan asupan kalsium harian sekitar 300 mg—setara dengan segelas susu.

Selain susu, enam faktor terkait susu lainnya juga berkontribusi signifikan terhadap pengurangan risiko, yang menunjukkan bahwa kalsium adalah pendorong utama di balik efek perlindungan ini.

“Kami memiliki beberapa gagasan tentang mengapa kalsium memiliki efek ini. Diduga kalsium dapat melindungi terhadap kanker usus dengan mengikat asam empedu dan asam lemak bebas untuk membentuk sejenis ‘sabun’ yang tidak berbahaya, yang mencegahnya merusak lapisan usus kita,” kata peneliti utama studi Dr. Keren Papier.

Baca juga: Jenis makanan dapat meringankan sembelit

Namun, studi tersebut belum meneliti hubungan antara mengonsumsi suplemen kalsium dan risiko kanker usus.

“Asupan susu, yogurt, riboflavin, magnesium, fosfor, dan kalium berbanding terbalik dengan risiko kanker kolorektal, begitu pula asupan sereal sarapan, buah, biji-bijian utuh, karbohidrat, serat, total gula, folat, dan vitamin C,” tulis para peneliti.

Penelitian tersebut juga mencatat bahwa mengonsumsi daging merah dan olahan dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kolorektal sebesar delapan persen untuk setiap tambahan 30 gram yang dikonsumsi per hari.

“Di Inggris, sekitar lima persen wanita (1 dari 20) didiagnosis menderita kanker kolorektal setiap tahunnya. Dengan menggunakan angka pengurangan risiko relatif sebesar 17 persen dari penelitian tersebut, jika 100 wanita meningkatkan asupan kalsium menjadi 345 mg/hari, jumlah diagnosis dapat turun dari 5 menjadi 4—selisih 1 kasus lebih sedikit per 100 wanita,” kata Peneliti Senior di Centre for Evidence-Based Medicine, Universitas Oxford Dr. David Nunan yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

Baca juga: Peneliti China pelajari terapi bakteri untuk obati kanker usus besar

Baca juga: Dokter: pola makan buruk salah satu pemicu kanker kolorektal

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2025

[ad_2]

Source link

Previous Post

Kurang tidur menyebabkan otak menahan banyak kenangan buruk

Next Post

Studi temukan bubuk protein mengandung logam beracun penyebab kanker

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

Rekapitulasi Pengaduan Semester I 2026 UPT Puskesmas Mengkubang

14 Sep, 2026
0

Kader ILP Kecamatan Damar Meraih Juara 1 Lomba Senam Kreasi Promosi Kesehatan

5 Agu, 2026
0

Indeks Kepuasan Masyarakat UPT Puskesmas Mengkubang Semester I Tahun 2026

27 Jul, 2026
0

Puskesmas Mengkubang Merilis Aplikasi Penunjang Administrasi Pegawai

7 Jul, 2026
0
Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

24 Apr, 2026
0
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?