PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Studi temukan bubuk protein mengandung logam beracun penyebab kanker

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
14 Jan, 2025
0 0
0
Studi temukan bubuk protein mengandung logam beracun penyebab kanker
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Sebuah laporan baru-baru ini mengungkapkan fakta yang mengejutkan, hampir setengah dari produk yang diuji mengandung logam beracun yang terkait dengan kanker.

Dilansir dari Medical Daily, Selasa, dalam laporan studi disebutkan bahwa dari kelompok nirlaba keselamatan konsumen, Clean Label Project, mengungkapkan bahwa 47 persen bubuk protein yang diselidiki mengandung logam berat pada tingkat yang melebihi peraturan keamanan pangan pemerintah, dengan jumlah tertinggi dalam produk nabati, organik, dan rasa cokelat.

“Produk organik, secara rata-rata, menunjukkan tingkat kontaminasi logam berat yang lebih tinggi, dengan timbal tiga kali lebih banyak dan kadmium dua kali lebih banyak dibandingkan dengan produk non-organik. Bubuk protein nabati khususnya mengkhawatirkan, menunjukkan timbal tiga kali lebih banyak daripada alternatif berbasis whey, dan bubuk rasa cokelat mengandung timbal empat kali lebih banyak daripada vanila,” tulis para peneliti dalam laporan tersebut.

Baca juga: BPOM susun kebijakan bahaya BPA pada kemasan makanan dan minuman

Untuk memahami keseriusan situasi ini, tidak ada kadar timbal yang dianggap aman untuk dikonsumsi manusia, dan timbal maupun kadmium dikenal sebagai karsinogen.

Penelitian telah menunjukkan bahwa paparan timbal dalam kadar rendah sekalipun dapat memengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan mental pada anak-anak. Paparan kadmium kronis dikaitkan dengan penyakit ginjal, tulang, dan paru-paru.

“Kontaminan logam berat merupakan masalah keamanan pangan global. Kontaminan ini pada dasarnya ada di mana-mana, termasuk dalam hal-hal yang dianggap sebagai makanan kesehatan,” kata Jaclyn Bowen, direktur eksekutif Clean Label Project.

Temuan tersebut didasarkan pada analisis terhadap total 160 produk yang dibeli dari 70 merek bubuk protein terlaris. Namun, nama merek tidak diungkapkan dalam laporan “untuk menjaga keadilan dan konsistensi serta menghindari potensi konflik kepentingan.”

Baca juga: Makanan ultraproses dapat picu psoriasis

Para peneliti percaya bahwa temuan mereka berfungsi sebagai “peringatan” tidak hanya bagi konsumen, tetapi juga produsen dan pengecer.

Karena tidak ada peraturan federal yang komprehensif yang secara khusus menargetkan logam berat dalam suplemen makanan, mereka mendesak semua pemangku kepentingan untuk mengambil tindakan proaktif guna memastikan keamanan produk dan melindungi kesehatan masyarakat.

“Temuan Clean Label Project menyerukan tingkat transparansi baru dan standar keselamatan yang lebih ketat untuk melindungi konsumen dari paparan jangka panjang terhadap kontaminan ini,” demikian bunyi laporan tersebut.

Namun, Council for Responsible Nutrition (CRN), sebuah kelompok industri yang mewakili produsen suplemen, mengkritik laporan tersebut, dengan alasan kurangnya transparansi dalam cara ambang batas kontaminasi ditentukan dan produk dipilih.

“Tanpa kejelasan tersebut, konsumen dan pemangku kepentingan industri tidak dapat sepenuhnya mengevaluasi validitas klaim,” kata Andrea Wong, wakil presiden senior urusan ilmiah dan regulasi CRN.

Baca juga: Efek samping dan pentingnya mengurangi asupan MSG

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2025

[ad_2]

Source link

Previous Post

Jenis minuman yang mengurangi risiko terkena kanker usus

Next Post

Studi ungkap harapan hidup seseorang dengan demensia

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

24 Apr, 2026
5
Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

20 Apr, 2026
19

Puskesmas Mengkubang Sediakan Layanan Upaya Berhenti Merokok (GRATIS)

13 Mar, 2026
16
Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I Tahun 2026

Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I Tahun 2026

14 Feb, 2026
6
5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

23 Jan, 2026
26
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?