PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Alasan operasi otak dilakukan pada pasien dalam keadaan sadar

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
19 Agu, 2024
0 0
0
Mengenal penyakit arteri perifer dan faktor risikonya
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Dokter bedah menggunakan metode awake brain surgery atau pembedahan tengkorak pada saat pasien dalam keadaan sadar dan terjaga untuk menangani beberapa kondisi otak, seperti tumor otak.

Sebagaimana dikutip oleh Hindustan Times pada Senin, konsultan bedah syaraf dari Wockhardt Hospitals Mumbai Central D. Manish Baldia menyampaikan bahwa prosedur ini memungkinkan ahli bedah saraf memantau dan menjaga fungsi vital otak, terutama yang terkait dengan bicara, gerak, dan sensasi, selama operasi.

“Dokter memeriksa perbaikan gejala dan mengonfirmasi dengan pasien selama operasi DBS,” katanya merujuk pada prosedur bedah Deep Brain Stimulation.

Operasi otak yang dilakukan pada saat pasien dalam keadaan sadar dan waspada memungkinkan dokter memonitor fungsi otak.

Dengan meminta pasien melakukan tugas tertentu seperti berbicara, menggerakkan anggota tubuh, atau mengidentifikasi objek, dokter bedah dapat mengidentifikasi dan menghindari area kritis otak.

Metode pembedahan ini juga dilakukan untuk mengoptimalkan keamanan. Memastikan bahwa fungsi otak yang penting terjaga akan mengurangi risiko defisit pasca-operasi.

Selain itu, proses pemeriksaan perbaikan gejala merupakan bagian penting dalam prosedur operasi DBS.

Operasi DBS sering dilakukan saat pasien dalam keadaan sadar agar tim bedah dapat langsung menilai efek stimulasi terhadap gejala pasien secara langsung.

Baca juga: Operasi tumor otak kini bisa melalui alis mata

Lantas, siapa yang memerlukan awake brain surgery?

Baldia mengatakan bahwa prosedur ini biasanya direkomendasikan untuk pasien dengan penyakit parkinson, tremor, distonia tugas tertentu, tumor otak, atau pasien dengan daerah epilepsi di dekat area yang mengendalikan fungsi penting seperti bicara, gerakan, atau indra.

Dokter dapat menavigasi area sensitif ini dengan lebih baik ketika prosedur operasi dilakukan saat pasien dalam keadaan terjaga.

Dalam melaksanakan prosedur bedah ini, tim bedah akan memberikan anestesi lokal untuk membuat kulit kepala mati rasa dan obat-obatan untuk membantu mereka rileks.

Setelah itu dokter bedah akan membuat sayatan di kulit kepala dan mengangkat bagian tengkorak untuk mengakses otak.

Sementara pasien dalam keadaan sadar, tim bedah akan menstimulasi bagian-bagian otak dan meminta mereka melakukan tugas-tugas tertentu agar mereka bisa mengidentifikasi dan menghindari area-area kritis.

Selanjutnya, tim bedah akan mengambil jaringan yang menjadi target berdasarkan informasi pemetaan.

Baldia menyampaikan bahwa prosedur operasi ini antara lain dapat meningkatkan penjagaan fungsi-fungsi kritis otak, mengoptimalkan pembuangan jaringan bermasalah, dan mengurangi risiko defisit neurologis.

Namun, sebagaimana prosedur operasi lainnya penerapan metode pembedahan ini dapat menimbulkan risiko infeksi, pendarahan, kejang, atau reaksi terhadap obat-obatan.

Baca juga: Michael Bolton kena tumor otak dan telah menjalani operasi

Baca juga: RSUP Prof Ngoerah/Sanglah berhasil operasi otak tanpa bedah kepala

 

Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Pencegahan Stunting

Next Post

Ahli gizi : Ibu jadi panutan utama anak soal konsumsi gula

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

23 Jan, 2026
7
4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
12
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?