PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

ASI tidak mau keluar, lakukan hal ini

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
2 Agu, 2024
0 0
0
Berapa lama ASI bertahan setelah dipompa? 
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Terdapat banyak kasus terkait ibu yang baru melahirkan hanya bisa memproduksi sedikit ASI atau bahkan tidak dapat mengeluarkan ASI sama sekali.

Situasi tersebut tentunya membuat para ibu baru merasa stress dan kewalahan karena merasa khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi buah hatinya.

Ada sejumlah hal yang dapat mempengaruhi produksi ASI, hormon adalah salah satunya.

1. Hormon prolactin

Hormon prolaktin terbentuk secara alami di tubuh wanita menjelang persalinan dan setelah melahirkan. Ketika puting ibu dihisap oleh bayi, payudara akan merangsang otak untuk melepaskan hormon prolaktin.

Dengan demikian, semakin sering ibu menyusui, semakin banyak hormon prolaktin yang akan dihasilkan sehingga produksi ASI bisa terus berlangsung.

2. Hormon oksitosin

Hormon oksitosin dapat memicu rangsangan pada payudara yang membuat ASI mengalir keluar dari puting saat diperah dan membantu bayi untuk mendapatkan ASI dengan mudah.

Hormon oksitosin bekerja ketika bayi mengisap payudara ibunya. Hormon ini juga muncul ketika ibu melihat, menyentuh, mencium bayi, atau saat mendengar bayinya menangis.

Adapun beberapa hal yang bisa menjadi penyebab ASI tidak mau keluar adalah sebagai berikut:

  • Anda memiliki kondisi medis seperti diabetes atau sindrom ovarium polikistik (PCOS).
  • Kelahiran bayi prematur
  • Anda mengalami obesitas.
  • Menjalani persalinan sesar.
  • Memiliki kondisi tiroid.
  • Mengalami kelahiran traumatis atau perdarahan pascapersalinan.

Cara merangsang produksi ASI

Berikut tips yang bisa membantu Ibu untuk merangsang ASI keluar, yaitu :

  • Berikan ASI kepada bayi secara langsung dari payudara

Isapan bayi merupakan salah satu cara alami yang paling efektif untuk merangsang produksi ASI.

  • Berikan ASI sambil memerah

Memerah sambil menyusui membuat produksi ASI pada payudara yang diperah bisa keluar lebih banyak.

  • Perah ASI setelah menyusui

Produksi ASI optimal apabila payudara kosong sehingga penting bagi ibu untuk menjaga produksi ASI dengan cara mengosongkan payudaranya terlebih dahulu.

  • Perah dengan teknik power pumping

Power pumping dilakukan dengan cara berikut :
1. Perah kedua payudara selama 20 menit, kemudian istirahat selama 10 menit
2. Perah kedua payudara selama 10 menit, kemudian istirahat selama 10 menit
3. Perah kedua payudara kembali selama 10 menit

Untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh, Ibu perlu minum air putih setidaknya 2-3 liter air putih setiap harinya.

  • Melakukan pijat oksitosin untuk melancarkan produksi ASI

Pijat oksitosin adalah pijatan yang dilakukan di sepanjang tulang belakang sebagai upaya untuk melancarkan produksi ASI.

  • Dapatkan istirahat yang cukup

Dengan mendapatkan istirahat yang cukup dapat membuat sang ibu menjadi lebih relax dan tidak stress dalam masa menyusui.

Secara fisiologis bayi akan bertahan selama beberapa hari di awal kehidupannya karena bayi memiliki cadangan lemak coklat sehingga Ibu tidak perlu panik jika ASI belum keluar di hari pertama.

​​​​​​​Bayi bisa bertahan tiga hari bahkan 5 hari tanpa ASI karena masih memiliki lemak sisa dalam kandungan.

Gejala yang perlu di perhatikan dan kemungkinan memerlukan dukungan tenaga kesehatan adalah jika terjadi sebagai berikut:

1. Bayi tampak dehidrasi

Bayi yang dehidrasi memiliki ciri seperti mata yang cekung dan kulit yang kehilangan elastisitas.

2. Bayi terus menangis ketika menyusu dan setelah menyusu

3. Berat badan bayi kembali seperti saat baru dilahirkan.

Setelah berumur 14 hari bayi seharusnya terus bertambah berat badannya.

4. Bayi menjadi lesu dan tidak responsif

Jika Anda melihat tanda-tanda yang menunjukkan bahwa bayi Anda tidak mendapatkan ASI yang cukup, segera hubungi dokter anak sesegera mungkin.

Pewarta: Allisa Luthfia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Konsumsi daging olahan bisa tingkatkan risiko demensia

Next Post

Cara membuat teh daun kelor di rumah

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
7
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
14
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?