PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

BKKBN ajak masyarakat sajikan masakan sendiri di meja makan

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
10 Jun, 2024
0 0
0
BKKBN ajak masyarakat sajikan masakan sendiri di meja makan
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Kepala Pusat Pelatihan dan Kerja Sama Internasional Kependudukan dan Keluarga Berencana Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Ukik Kusuma Kurniawan mengajak masyarakat untuk kembali ke meja makan dan menyajikan masakan yang dibuat sendiri.

“Di meja makan yang disajikan dari masakan sendiri. Agar bahan makanan yang penuhi gizi kita dan keluarga dapat dialokasikan secara kolektif,” kata Ukik dalam acara Jumpa Pers Peluncuran Akademi Ahlinya Buat Citarasa di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin.

Dengan memasak sendiri, menurut dia, lebih mudah untuk mengontrol bahan makanan yang digunakan serta cara pengelolaan makanan yang akan dikonsumsi oleh keluarganya.

Menurut Ukik, kebiasaan memasak sendiri juga berkaitan erat dengan program pemerintah untuk percepatan penurunan tengkes (stunting).

Baca juga: Membiasakan siswa bawa bekal dari rumah untuk mencegah “stunting”

Baca juga: Kemampuan rumah tangga kelola pangan cegah peningkatan sampah makanan

Sebab pangan yang dimasak sendiri lebih gampang dimonitor standar kesehatan dan keamanannya oleh orang tua daripada pangan yang dibeli di luar rumah.

“Masa usia anak-anak di bawah lima tahun juga menjadi masa keemasan (golden age) bagi pertumbuhan anak. Pada masa tersebut anak-anak akan menyerapkan informasi dari lingkungan sekitarnya dan akan terekam lama dalam memorinya, ujarnya.

Hal itu menentukan pola pikir dan perilaku anak di masa mendatang sehingga pada masa tersebut sangat penting untuk diberikan nutrisi yang cukup serta stimulus atau rangsangan komunikasi, dan perilaku yang benar dari lingkungannya terutama orang tua dan keluarganya.

“Gerakan kembali ke meja makan” adalah salah satu gerakan yang dicetuskan oleh BKKBN untuk memperkuat ketahanan keluarga.

Untuk mendukung gerakan tersebut, ujarnya cara pengolahan pangan yang baik diajarkan kepada masyarakat dalam jumpa pers Peluncuran Akademi Ahlinya Buat Citarasa tersebut.

Salah satu yang diajarkan adalah mengenai “bijak menambahkan bumbu dalam masakan”. Juru masak (Chef) Jojor Panggabean diundang untuk mempraktikkan itu saat memasak nasi goreng.

Jojor mengatakan dirinya merasa tidak perlu tambahan bumbu monosodium glutamat (MSG) pada masakannya karena rasa gurih lezat (umami) juga bisa didapat secara alami dalam kecap yang terbuat dari fermentasi kedelai.

Tamu undangan yang hadir pun diberi kesempatan untuk mengkreasikan sendiri nasi goreng buatannya dalam acara tersebut. Sebagai bagian dari edukasi, menu makanan yang dibuat masyarakat diberi penilaian langsung oleh Chef Jojor dan penyanyi Ussy Sulistyawati.

Baca juga: Ririn Ariyanti pilih masak sendiri ketimbang beri anak makanan instan

Baca juga: BKKBN gelar Gerakan Kembali ke Meja Makan untuk atasi stunting

Baca juga: BKKBN: Makan bersama di meja makan bisa cegah stunting

 

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Merokok bisa picu masalah kesehatan hingga tiga kali lipat lebih parah

Next Post

Sehat pisang ka Nabwi Nuskha | Layanan Pelanggan | Mufti AM Qasmi

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?