[ad_1]

Dokter spesialis gizi klinik RS Cipto Mangunkusumo dr. Steffi Sonia M.Gizi Sp.GK (K) mengatakan seseorang yang ingin melakukan diet tidak harus mengurangi atau bahkan tidak makan nasi asal bisa mengatur porsi makannya sama banyak dengan sayur.
“Sarannya kalau mau menjaga kesehatan sesuai dengan Piring Makanku yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan itu sudah jelas dari rasio satu piring sebenarnya antara nasi sama sayur minimal setara dan sama banyaknya,” kata Steffi dalam diskusi kesehatan yang diikuti secara daring, Kamis.
Baca juga: Cara agar berat badan tidak naik lagi setelah diet
Selain gorengan contoh lain adalah jika menyantap camilan kue kering terutama yang berbahan dasar mentega atau margarin juga terkandung banyak kalori meskipun ukuran potongnya kecil.
Jika jumlah kalori tidak diatur akibatnya akan ada penumpukan lemak sehingga berat badan menjadi naik dan berujung obesitas.
Jika memiliki dana lebih dan ingin mengganti nasi putih dengan yang tinggi serat, Steffi menganjurkan nasi merah atau nasi cokelat namun tetap harus menjaga porsi makan yang seimbang dengan sayur meskipun nasi putih sudah diganti.
Selain nasi merah, sumber karbohidrat lainnya juga bisa didapatkan dari kentang, ubi atau singkong.
Baca juga: Ingin biasakan konsumsi makanan sehat? Ini caranya menurut pakar
Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2024
[ad_2]
Source link





