PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Cara mengendalikan konsumsi makanan ultra-proses

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
18 Sep, 2024
0 0
0
Konsumsi makanan ultra berlebihan picu masalah kesehatan pada anak
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Para peneliti mencatat adanya korelasi langsung antara jumlah makanan ultra-proses dalam diet dan risiko diabetes tipe 2, tetapi risiko ini dapat ditekan dengan memilih makanan yang tidak terlalu banyak melalui proses pengolahan.

Menurut Alexis Law, RDN, ahli diet terdaftar di Top Nutrition Coaching, makanan ultra-proses mudah didapat dan terjangkau sehingga lebih mudah dikonsumsi secara teratur, membuat orang dengan mudah mengonsumsinya secara berlebihan.

Makanan olahan cenderung mengandung lebih banyak gula, garam, dan lemak, bahan-bahan yang baik dikonsumsi dalam jumlah sedang tetapi belum tentu ideal untuk dikonsumsi sepanjang waktu.

“Kebanyakan orang sudah mengonsumsi cukup atau bahkan terlalu banyak zat ini dalam makanan mereka,” kata Law sebagaimana dikutip oleh Well and Good pada Selasa (17/9).

Mengonsumsi banyak gula, garam, dan lemak dari makanan olahan akan membuat ruang untuk nutrisi dari makanan dengan tingkat pengolahan rendah seperti sayur dan buah-buahan terambil.

Namun, membatasi atau menghentikan sama sekali konsumsi makanan olahan justru dapat menimbulkan keinginan berlebihan untuk memakannya.

Guna mengatasi masalah itu, Law mengatakan, makanan olahan dapat dijadikan sebagai bagian dari rencana makan sehat.

Namun, dalam hal ini makanan utuh dan makanan yang diproses secara minimal tetap harus menjadi bagian terbesar dari makanan yang konsumsi.

Baca juga: Kurangi konsumsi makanan olahan agar tubuh tetap sehat

Baca juga: Makanan ultra proses tingkatkan risiko gangguan autoimun

“Cara terbaik untuk fokus memprioritaskan diet seimbang adalah dengan fokus pada makanan yang paling Anda butuhkan,” kata Law.

Dia menyarankan pemaduan makanan yang menyenangkan dengan makanan yang dibutuhkan, seperti memadukan keripik dengan sumber protein seperti kacang-kacangan atau keju dan sayuran seperti mentimun atau wortel.

Dengan demikian, asupan nutrisi yang dibutuhkan dapat dipenuhi tanpa berlebihan mengonsumsi makanan yang lebih “menyenangkan”.

“Makanan adalah kesenangan dalam hidup, dan pada akhirnya, hanya karena Anda mengurangi sesuatu tidak berarti Anda mendapatkan cukup makanan yang Anda butuhkan,” kata Law. 

“Fokuslah pada apa yang ditambahkan ke dalam diet Anda,” ia menambahkan.

Baca juga: Tepung jagung bisa bantu turunkan kolesterol jahat

Baca juga: Cara mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis pada anak

Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Dokter: Cemas dan stres berkepanjangan picu munculnya sakit jantung

Next Post

Kenalkan beragam makanan sejak dini agar anak tak pilih-pilih makanan

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?