PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Cara mengetahui masa subur untuk tunda kehamilan

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
15 Jul, 2024
0 0
0
Cara mengetahui masa subur untuk tunda kehamilan
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Mengetahui masa subur pada wanita dengan menghitung tanggal ovulasi bisa dilakukan untuk pasangan suami istri yang berencana untuk menunda kehamilan karena alasan tertentu.

Hal ini lantaran berhubungan intim pada masa subur memungkinkan peluang terjadinya kehamilan tinggi.

Masa subur merupakan proses ovulasi terjadi ketika ovarium melepaskan sel telur. Masa subur sebagai periode siklus menstruasi, di mana peluang hamil paling besar karena sel telur sudah siap dibuahi.

Melansir dari Buku Saku Merencanakan Kehamilan Sehat Kemenkes, puncak masa subur biasanya terjadi pada 13 hari setelah hari pertama haid, sedangkan masa subur biasa akan terjadi kurang lebih tiga hari sebelum dan sesudah menuju puncak masa subur tersebut. Normalnya, wanita memiliki panjang siklus haid antara 21 sampai 35 hari.

Menghitung masa subur bisa dengan mengandalkan catatan atau analisis siklus haid dengan rumus menghitung siklus masa subur terpendek dikurangi dengan 18 dan siklus terpanjang dikurangi 11.

Berikut contoh perhitungan tanggal ovulasi menggunakan rumus siklus:

  • Siklus haid terpendek: misalnya siklus haid 25 hari kemudian dikurangi 18 hasilnya 7. Maka hari ke-7 merupakan hari pertama masa subur setelah hari pertama menstruasi atau haid.
  • Siklus haid terpanjang: misalnya siklus haid 30 hari dikurangi 11 hasilnya 19. Maka hari ke-19 merupakan hari terakhir masa subur sejak dimulainya menstruasi.

Jadi, rata-rata rata-rata perhitungan masa subur pada contoh kasus tersebut, yaitu hari ke 7 hingga 19 dari periode menstruasi. Namun, cara di atas akan sulit dilakukan pada wanita dengan siklus menstruasi yang tidak teratur.

Untuk mengetahui masa subur juga terdapat tanda-tandanya, diantaranya:

  • Perubahan lendir serviks: cairan ini bertekstur lengket dan kental. Perubahan terjadi menjelang masa subur meningkatnya jumlah cairan dan perubahan tekstur menjadi berwarna bening dan lebih cair.
  • Dorongan seksual meningkat: hormon estrogen dan progesteron akan meningkat dalam masa subur sehingga meningkatkan hasrat seksual.
  • Temperatur tubuh meningkat dan payudara lebih lunak: meningkatnya hormon progesteron ketika masa subur akan memicu kenaikan suhu tubuh, namun kenaikan suhu tubuh hanya sedikit. Akibat lain dari meningkatnya produksi hormon yang tinggi menyebabkan payudara menjadi lebih lunak.

Selain itu, menghitung masa subur atau tanggal ovulasi juga bisa menggunakan alat tes ovulasi atau masa subur untuk mengecek urine. Alat prediksi ovulasi bekerja dengan mendeteksi kadar hormon luteinizing (LH) dalam urine.

Jika tidak yakin kapan masa ovulasi atau masa subur, dapat menggunakan aplikasi cek kesuburan secara online.

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

5 makanan yang berpotensi untuk tunda kehamilan

Next Post

Beracun, kecubung tidak digunakan lagi sebagai obat tradisional

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

24 Apr, 2026
20
Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

20 Apr, 2026
31

Puskesmas Mengkubang Sediakan Layanan Upaya Berhenti Merokok (GRATIS)

13 Mar, 2026
21
Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I Tahun 2026

Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I Tahun 2026

14 Feb, 2026
10
5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

23 Jan, 2026
51
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?