PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Dampak COVID-19 Tetap Ada di Kalangan Pelajar Internasional di AS

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
6 Jan, 2024
0 0
0
Dampak COVID-19 Tetap Ada di Kalangan Pelajar Internasional di AS
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Himanshu Surve, mahasiswa pascasarjana University of Maryland asal India, mengatakan ia senang berinteraksi dengan para dosen dan sesama mahasiswa secara langsung dan bukannya melalui monitor komputer, seperti yang umum berlangsung semasa pandemi global COVID-19. Ia mengemukakan, “Kita bisa bertukar pikiran, kita bisa terhubung dengan mereka secara fisik, tahu kan… berbicara dengan mereka, tertawa bersama, menghabiskan waktu. Jadi, saya percaya kehadiran di kelas adalah yang terbaik, setidaknya bagi saya.”

Ayush patel, Marymount University student. (VOA/videograb)

Ayush patel, Marymount University student. (VOA/videograb)

Perasaan serupa dikemukakan mahasiswa tingkat satu di Marymount University Ayush Patel, juga dari India. Katanya, “Ketika kelas online dimulai, saya tidak begitu dapat menikmatinya karena saya sebenarnya orang yang ekstrovert, dan saya tidak suka layar [[komputer]]. Bagusnya sekarang saya tidak perlu melihat monitor apa pun lagi. Saya dapat berbicara dengan profesor saya, apa yang saya hadapi, apa keraguan saya.”

Tetapi mahasiswa tingkat 1 Marymount University Anujin Chandmani dari Mongolia mengatakan, ia sekarang ini menyukai kombinasi pembelajaran secara online dan tatap muka. Ia mengatakan, “Saya pikir pembelajaran dengan bertatap muka jauh lebih baik daripada secara online. Tetapi setelah pandemi, ketika saya mulai kuliah dengan datang ke kelas, saya merindukan atau sepertinya lebih suka belajar secara online.”

Allana Taylor, yang mengawasi pusat konseling mahasiswa di Marymount University, Arlington, Virginia, mengatakan, karena pandemi, departemen yang ia pimpin mengembangkan sesi terapi daring untuk mahasiswa, yang ternyata disukai banyak orang. Ia mengemukakan, “Saya bisa katakan bahwa sekitar 40 persendari mahasiswa kami menyukai cara virtual. Mereka suka berbicara dengan seseorang dari kenyamanan rumah mereka sendiri, sesuai dengan jadwal mereka sendiri.”

Jody Heckman-Bose, International Student Scholar Services. (VOA/Videograb)

Jody Heckman-Bose, International Student Scholar Services. (VOA/Videograb)

Jody Heckman-Bose, yang membantu para mahasiswa asing untuk beradaptasi sewaktu kuliah di University of Maryland, mengatakan, ada dampak terkait pandemi terhadap pekerjaannya. Di antaranya memindahkan banyak layanan ke cara online. Ia menjelaskan, “Kami telah memindahkan banyak sumber daya kami untuk prakedatangan. Bagi saya, selama 23 tahun bekerja di universitas ini, ini merupakan semacam hadiah terbesar yang dapat kami berikan kepada mahasiswa … yakni benar-benar dapat menjangkau mereka sebelum mereka datang.”

Semua mahasiswa dan konselor yang diwawancarai VOA mengatakan, pendidikan tinggi pascapandemi menjadi berbeda sekarang ini, dengan lebih banyak layanan dan opsi belajar online yang tersedia. Dan bagi mereka itu bukan masalah, selama masih ada pilihan untuk belajar secara tatap muka.

Kemi Busari adalah mahasiswa doktoral asal Nigeria di University of Maryland, mengatakan, “Saya pikir penting sekali untuk berinteraksi secara fisik dengan para profesor, datang ke kampus. Lingkungan kampus sendiri merupakan sesuatu yang memotivasi kita.” [uh/ka]

[ad_2]

Source link

Previous Post

GERAK DAN LAGU – Aku Anak Sehat (cover Aisyiyah 3 Rewwin)

Next Post

Amankah menggunakan lensa kontak setelah lakukan operasi lasik?

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?