PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Dokter paparkan sejumlah tips bantu orang epilepsi

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
21 Mar, 2024
0 0
0
Dokter paparkan sejumlah tips bantu orang epilepsi
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Yang paling penting adalah jangan pernah memasukkan apapun ke dalam mulut pasien

Jakarta (ANTARA) – Dokter spesialis neurologi dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof Dr. dr. Mahar Mardjono, Chairunnisa mengatakan hal utama yang perlu dilakukan ketika menemukan dan menolong seseorang yang terkena serangan epilepsi adalah tidak panik.

Apabila panik, kata dia, maka yang akan menolong penderita tersebut justru tidak dapat berpikir. Yang kedua, lanjut dia, memastikan penderita diletakkan di tempat yang aman ketika epilepsi terjadi.

“Yang paling penting adalah jangan pernah memasukkan apapun ke dalam mulut pasien,” ujar Chairunnisa dalam gelar wicara Hari Epilepsi Sedunia yang disiarkan RSPON di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan banyak orang yang memasukkan benda ke dalam mulut penderita, misalnya sapu tangan, baju, sendok, guna mencegah agar lidahnya tidak tertelan atau tergigit. Padahal jika melakukan itu, maka ada risiko penderita dapat tersedak.

Baca juga: Ahli sarankan penderita epilepsi tidak minum kopi berlebihan

Menurutnya, justru saat epilepsi tersebut penderitanya membutuhkan oksigen ke otak, karena ada gangguan pada otaknya saat itu. Sehingga, kata dia, perlu ada jalur untuk bernafas yang lebih baik.

“Jangan memasukkan apapun. Biarkan sampai serangannya atau pasien yang kejang itu selesai,” ucapnya. 

Setelah itu, kata dia, perlu diperhatikan situasi saat epilepsi terjadi. Apabila ada makanan atau minuman yang berisiko membuat penderita tersedak, posisi tubuh penderita perlu dimiringkan hingga kejangnya selesai, kemudian meminta pertolongan dan membawa ke rumah sakit terdekat.

Menurutnya, apabila menemukan dan menolong orang yang kejang perlu didokumentasikan, seperti melalui video, agar dokter yang memeriksa dapat mendeteksi gejala epilepsi pada kejadian tersebut, mengingat banyak sekali tanda-tanda epilepsi.

Dalam kesempatan itu ia menjelaskan sejumlah tanda epilepsi. Selama ini,orang sering mengira bahwa orang yang epilepsi sedang kesurupan dan hanya mengetahui mulut berbusa sebagai salah satu tandanya.

Baca juga: Lima mitos dan fakta seputar kejang dan epilepsi

Melamun dan nyeri kepala  terutama yang dialami selama bertahun-tahun, kata dia, dapat menjadi tanda-tanda epilepsi. Selain itu juga gerakan-gerakan tertentu yang tidak berhenti-henti.

Bagi penderitanya, lanjut dia, biasanya terdapat sensasi-sensasi tertentu yang disebut sebagai aura, yang terjadi beberapa detik atau menit sebelum epilepsi. Dia menyebut bahwa sensasi tersebut menyerang audio maupun visual penderita tersebut dan kerap menimbulkan fenomena deja vu atau jamais vu.

Deja vu adalah ketika seseorang merasa yang dialami sekarang pernah juga dialami di masa lalu. Sementara itu jamais vu adalah ketika seseorang tidak mengenali hal yang familiar dengan dirinya.

“Atau yang paling sering lagi disebut dengan epigastric discomfort. Jadi pasiennya merasa ada sensasi yang tidak nyaman. Dari mulut, hati, terus naik ke atas, seperti muntah gitu ya. Itu juga merupakan salah satu aura yang paling sering juga bisa jadi bagian dari epilepsi,” katanya.

Baca juga: Dokter paparkan ciri-ciri dan penyebab epilepsi

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Kemenkes: Gigitan nyamuk meningkat 2,5 kali lipat saat cuaca panas

Next Post

Racikan Herbal Untuk Infeksi Saluran Kencing | Hidup Sehat tvOne

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?