PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Dokter: Tidak ada kekebalan khusus kusta

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
14 Sep, 2023
0 0
0
Ini beda bercak putih panu dengan kusta
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Orang kusta tidak boleh dikucilkan

Jakarta (ANTARA) – Ketua Kelompok Studi Morbus Hansen (kusta) Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia Dr dr Sri Linuwih SW Menaldi, SpKK(K), FINSDV, FAADV mengatakan tidak ada kekebalan khusus untuk kusta sehingga seseorang bisa terkena lagi.

“Penyakit lain juga begitu ya. Karena tidak ada kekebalan khusus untuk itu, bisa tertular kembali. Sebetulnya sembuh bisa, dia bisa sakit lagi, ya mungkin saja,” kata dia kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Namun, menurut Sri, bukan berarti mereka yang mengalami disabilitas akibat kusta menyandang penyakit akibat bakteri Mycobacterium leprae itu seumur hidup.

“Padahal bukan. Itu sama dengan penyakit lain yang menimbulkan kelumpuhan misalnya. Semisal stroke, tangan atau kakinya bisa kembali? Enggak juga, padahal stroke-nya sudah selesai. Jadi, kusta bisa disembuhkan,” jelas dia.

Baca juga: Ahli: Bakteri penyebab kusta berpotensi kebal terhadap obat

Cacat, sambung Sri, merupakan bagian dari penyakit di masa lampau atau sisa penyakit. Mereka yang menjadi difabel masih bisa berdaya, disesuaikan kemampuan.

“Stigma kusta, cacat, sudah enggak usah ngapa-ngapain, enggak diberi pekerjaan bahkan sekolah saja tidak boleh. Orang kusta tidak boleh dikucilkan,” kata dia.

Berbicara penularan kusta, bakteri penyebab penyakit bisa berada di rongga hidung dan menular melalui droplet atau cairan pernapasan, lendir hidung atau mulut, sama dengan COVID-19.

Oleh karena itu, Sri menyebut kusta ditularkan dengan kontak lama dan erat yang berarti tidak hanya berarti saling bersentuhan, tetapi juga melalui udara yang dihirup bersama untuk waktu yang lama dan erat.

“Jadi, bergantung pada jumlah bakteri yang bisa masuk ke tubuh, daya tahan tubuh, itu sangat menentukan daya tularnya,” kata dia.

Berbicara pencegahan, Sri mengatakan bahwa kusta sama seperti penyakit menular lainnya yang bisa dicegah dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta memperkuat sistem imun tubuh salah satunya dengan konsumsi makanan nutrisi seimbang.

“Pencegahan utama kalau ada satu orang yang sakit, maka keluarga dekat harus diperiksa juga. Kalau ada kecenderungan tertular, kita berikan obat pencegahan atau kalau sudah positif diobati,” tutur dia.

Kemudian, apabila ada salah satu anggota keluarga sakit maka segeralah membawanya ke dokter agar mendapatkan pengobatan.

“Kalau diobati saat itu, bakteri itu gampang mati dengan sekali pengobatan. Itu sudah 90 persen lebih bakteri mati. Jadi kita tinggal membunuh sisanya,” demikian ujar Sri.

 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2023

[ad_2]

Source link

Previous Post

Kusta yang tak tertangani bisa sebabkan kecacatan

Next Post

Kiat mencegah Alzheimer – Infografik ANTARA News

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
9
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
4
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
13
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
21
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?