PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Ibu baru butuh dukungan dalam menghadapi masa sulit pada awal menyusui

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
1 Agu, 2024
0 0
0
Ibu baru butuh dukungan dalam menghadapi masa sulit pada awal menyusui
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Psikolog Dr. Livia Iskandar M.Sc mengatakan bahwa ibu yang baru melahirkan membutuhkan dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat dalam menghadapi masa sulit pada awal menyusui.

“Pasti hari-hari pertama sakit semua, badan sakit semua, juga mungkin si bayinya harus belajar untuk menyusui yang benar, kan banyak juga ibu yang kesakitan payudaranya, jadi memang perlu kesiapan secara psikologis, perlu juga penguatan dari orang-orang sekitarnya,” kata lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu saat dihubungi ANTARA pada Kamis.

Dia menyampaikan bahwa menjadi ibu baru membutuhkan kerja keras, karena harus siap setiap saat untuk bayinya. Karena itu, ibu yang baru melahirkan membutuhkan dukungan dari suami dan anggota keluarga yang lain agar tidak merasa sendirian.

Selain memiliki sistem pendukung dalam keluarga, Livia mengatakan, ibu baru juga perlu bergabung dengan kelompok ibu yang baru melahirkan agar bisa saling berbagi cerita dan pengalaman tentang perawatan dan penanganan bayi.

“Itu juga penting, gimana yang what works dan doesn’t work, sehingga terbantu,” kata Livia, praktisi dan pendiri Pulih@thePeak, yang misinya memberikan dukungan kepada perempuan, remaja, dan keluarga.

Dia menambahkan, ibu baru yang mengalami kesulitan dalam menyusui bayi juga bisa berkonsultasi dan meminta bantuan dari tenaga kesehatan.

Baca juga: Rekomendasi porsi makan yang tepat bagi ibu menyusui

Baca juga: ASI turunkan risiko obesitas saat anak beranjak dewasa

Livia mengatakan bahwa ibu yang baru melahirkan dan menyusui berisiko mengalami depresi. Dengan dukungan dari orang-orang terdekat, mereka bisa menikmati relaksasi untuk menurunkan risiko depresi. 

“Ada banyak hal yang natural untuk mengatasi depresi, misalnya berjemur, karena matahari itu juga antidepresan banget…” kata Livia, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Eksekutif Yayasan Pulih.

Selain itu, menurut dia, ibu yang baru melahirkan bisa meluangkan waktu untuk jalan keliling rumah, beristirahat ketika bayi tertidur, atau mendengarkan lagu yang bisa menenangkan pikiran.

Dia menyarankan kerabat atau rekan yang menengok ibu yang baru melahirkan selain membawa kado untuk bayi juga memberikan obat-obatan herbal yang bisa membantu melancarkan pemberian ASI.

Livia mengemukakan bahwa dalam hal ini, pemerintah bisa menjalankan program kunjungan bidan ke rumah untuk memastikan ibu yang baru melahirkan bisa menyusui bayinya dengan baik beberapa hari setelah keluar dari rumah sakit.

Menurut dia, pemerintah juga bisa mengatur pemberian jatah cuti lebih panjang bagi suami agar ibu yang tinggal jauh dari keluarga bisa mendapat dukungan dari suami di rumah setelah bersalin.

Baca juga: Kebiasaan yang dapat memengaruhi persediaan ASI

Baca juga: Kebijakan cuti melahirkan berikan dampak positif kepada ibu menyusui

 

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Kenali gejala sebelum dan saat menstruasi bagi wanita

Next Post

Ini cara menyimpan ASI yang benar

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?