PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Kejadian alergi susu sapi berkurang seiring bertambahnya usia anak

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
20 Sep, 2023
0 0
0
Kejadian alergi susu sapi berkurang seiring bertambahnya usia anak
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Padjadjaran Prof Dr Budi Setiabudiawan, dr., Sp.A(K), M. Kes mengatakan kejadian alergi susu sapi anak akan berkurang seiring bertambahnya usia sehingga dia tidak mengalami lagi alergi terhadap susu sapi.

“Tahun pertama sekitar 45-50 persen yang alergi susu sapi, pada tahun pertama nanti dia tidak alergi lagi,” ujar dia dalam “Bicara Gizi Peran Isolat Protein Soya untuk si Kecil yang tidak Cocok Susu Sapi” yang digelar daring, Rabu.

Kemudian, pada tahun kedua, kesembuhan anak menjadi sekitar 60 – 75 persen serta pada tahun ketiga sekitar 90 persen anak yang tadinya alergi susu sapi tidak akan mengalami alergi lagi.

Baca juga: Susu formula soya aman jadi alternatif jika anak alergi susu sapi

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diketahui penduduk dunia mengalami alergi sebanyak 30 – 40 persen dan dari jumlah ini sekitar 550 juta orang mengalami alergi makanan, salah satunya susu sapi dengan kejadiannya di Indonesia sebanyak 7,5 persen.

Budi menuturkan protein susu sapi merupakan makanan penyebab alergi yang terbesar kedua setelah telur pada anak-anak di Asia. Dia merujuk data dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo tahun 2012 yang mencatat sekitar 23, 8 persen alergi terhadap susu sapi, atau angka ini di bawah jumlah pasien yang mengalami alergi putih telur yakni sebanyak 31 persen.

Alergi terhadap susu sapi merupakan reaksi yang tidak diinginkan melalui sistem imun tubuh. Kondisi ini bisa bermanifestasi beragam seperti misalnya pada kulit berupa dermatitis atopik atau eksim dan biduran.

Baca juga: Guru besar Unpad minta orang tua cermati gejala anak alergi susu

Kemudian bila mengenai saluran pernapasan bisanya memunculkan gejala asma dan rhinitis alergi, sementara gejala pada saluran cerna antara lain diare dan kolik.

“Selain bisa mengenai tiga organ itu, bisa gejala yang sangat berat yaitu gejala sistemik berupa anafilaksis sebesar 11 persen suatu keadaan gawat darurat akibat alergi susu sapi,” tutur Budi.

Dia lalu mengatakan penggunaan formula berbasis protein soya dapat menjadi pilihan pada anak yang alergi susu sapi dengan gejala ringan dan sedang. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa soya tidak memiliki efek negatif baik pada pertumbuhan, sistem endokrin, reproduktif, sistem imun, maupun sistem saraf.

Baca juga: Mengenal gejala alergi susu sapi pada anak

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Siti Zulaikha
COPYRIGHT © ANTARA 2023

[ad_2]

Source link

Previous Post

Ada risiko kambuh usai pasien kanker ginjal dioperasi 

Next Post

Anemia defisiensi besi bisa jadi gejala tunggal alergi susu sapi

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
8
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
4
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
13
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
21
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?