PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Kenali risiko tingginya kolesterol jahat dan cara mencegahnya

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
5 Jul, 2024
0 0
0
Kenali risiko tingginya kolesterol jahat dan cara mencegahnya
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL) merupakan momok bagi masyarakat karena menimbulkan dampak buruk untuk kesehatan dan menjadi pemicu berbagai penyakit.

Kolesterol jahat yang tinggi ditandai dengan kandungan lemak lebih tinggi dibandingkan proteinnya. Bahayanya, LDL tinggi dengan kadar lebih dari 250mg/dL dapat menjadi faktor risiko beragam penyakit seperti kardiovaskular, stroke, dan diabetes melitus.

Gejala kolesterol jahat bisa berbeda-beda pada tiap individu. Kendati demikian, gejala umum yang ditimbulkan antara lain kesemutan pada bagian tangan dan kaki, nyeri pada dada, sakit kepala, mudah lelah dan ngantuk yang bisa membuat tubuh seolah “low-batt” saat beraktivitas.

Baca juga: Inovasi obat dislipidemia bantu tangani kolesterol tinggi

Di sisi lain, kolesterol jahat bisa dihindari dengan mengubah pola hidup, antara lain:

Kurangi makanan tinggi lemak

Lemak seperti olahan susu, butter dan daging yang tidak diolah dengan tepat jadi pemicu utama kolesterol jahat tinggi. Maka mulailah kurangi makanan berlemak.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat, antioksidan tinggi serta rendah gula dan kolesterol.

Baca juga: Dokter sebut konsumsi pepaya bisa bantu turunkan kolesterol

“Contoh makanannya ya seperti oatmeal, beras merah, sayuran, daging rendah lemak, biji-bijian, dan tanaman herbal yang punya antioksidan tinggi seperti curcumin,” ujar dr Doddy Rizqi Nugraha, Sp.PD dalam siaran resmi pada Jumat.

“Cara olahnya kalau bisa direbus atau dikukus, dan hindari menggoreng dengan minyak yang sudah dipakai berkali-kali,” kata dokter spesialis penyakit dalam itu.

Jauhi merokok dan alkohol

Zat yang terkandung dalam alkohol dan rokok dapat menghambat perjalanan kolesterol ke hati. Hal itu membuat adanya penumpukan pada pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Baca juga: Batas aman konsumsi daging agar darah tinggi tidak kambuh

Gunakan herbal penurun kolesterol

Selain menghindari pantangan, Anda juga disarankan memperbanyak asupan suplemen penurun kolesterol, misalnya yang mengandung curcumin sebagai senyawa aktif pada temulawak yang terdapat pada Helmig’s Curcumin Tablet Forte.

Curcumin mengandung antioksidan tinggi yang terbukti dalam banyak penelitian mampu menurunkan kolesterol, meningkatkan high density lipoprotein (HDL, kolesterol baik) dan menurunkan LDL (kolesterol jahat).

Baca juga: Dokter RSU Unmuh Jember bagikan tips mengolah daging minim kolesterol

Anda juga perlu mempertimbangkan suplemen penurun kolesterol yang sudah terstandarisasi dan terukur kadar ORAC Score (Oxigen Radical Absorbance Capacity), semakin besar nilai ORAC maka semakin tinggi daya antioksidannya.

Curcumin juga berperan besar dalam proses menekan perkembangan sel kanker, menjaga kondisi tetap fit setelah kemoterapi, mencegah sembelit, sebagai anti-aging, obat hepatitis, serta membantu mencegah badai sitokin (gangguan karena adanya respons imun tubuh yang kurang baik atau berlebihan).

Baca juga: 8 perubahan gaya hidup untuk menurunkan kolesterol

 

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Insomnia bisa disembuhkan dengan empat cara

Next Post

Pahit tapi Sehat! 6 Manfaat Bunga Pepaya untuk Kesehatan

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
7
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
14
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?