PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Kista kelainan bawaan dibiarkan membesar bisa timbulkan komplikasi

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
14 Agu, 2024
0 0
0
Kista kelainan bawaan dibiarkan membesar bisa timbulkan komplikasi
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Dokter spesialis bedah pediatri Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta dr. Kshetra Rinaldhy Sp.B Subsp.Ped(K) mengatakan kista kelainan bawaan lahir atau kista duktus koledokus yang dibiarkan membesar bisa menimbulkan komplikasi karena sisa kista yang tidak bisa diangkat bersih.

“Kista yang tertinggal karena terlalu besar dia menempel ke usus halus, ke pembuluh darah jadi sulit membersihkan semua sehingga terpaksa ada bagian tertinggal, yang muncul keluhan ada yang berkembang menjadi kanker walaupun angkanya kecil,” kata Sherta dalam diskusi RSCM yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu.

Sherta mengatakan kista yang sudah terlanjur membesar membuat dokter kesulitan mengambil semua bagian kista karena sudah menempel ke jaringan tubuh lainnya, yang akhirnya menyebabkan komplikasi.

Meskipun operasi sudah dilakukan dengan memotong saluran empedu langsung ke usus halus (bypass) juga akan menimbulkan beberapa masalah lain yaitu muncul batu di saluran bypass karena sumbatan sebelumnya.

Baca juga: Mengenal kista duktus koledokus, penyebab bayi lahir kuning 

Baca juga: Kista ginjal bersifat jinak, bukan kanker

Ia juga mengatakan, kista yang tidak terdeteksi sejak dini juga bisa berakibat masalah kesehatan pada saat dewasa karena kista duktus koledokus sebagian tidak memiliki gejala.

“Ini kelainan bawaan dan bisa nggak bergejala, gejalanya benjolan di perut karena salurannya membesar, semakin bertambah usia bisa disertai kuning dan infeksi, kalau nggak infeksi, nggak ngeh ada benjolan dan nggak kuning itu bisa sampai dewasa baru ketahuan, tapi kelainannya sudah ada sejak dari lahir,” kata Sherta.

Selain itu, Sherta mengatakan zat bilirubin dari darah yang harusnya mengalir di saluran empedu dari hati menuju usus bisa tersumbat karena kista yang terlalu besar sehingga sumbatan menumpuk di hati dan menyebabkan hati menjadi rusak. Bilirubin yang tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan otak dan menurunkan kesadaran pasien.

Kerusakan hati menyebabkan sirosis atau penyakit hati kronis dengan berbagai gejala seperti, gagal hati, muncul cairan di perut, perdarahan di saluran cerna, pasien muntah darah, perut membesar, dan akhirnya harus dilakukan transplantasi hati selain operasi pengangkatan kista.

 

“Bilirubin tinggi berbahaya pada otak, ada ensefalopati (penyakit otak) sehingga kesadaran turun, jadi biasanya bilirubin tinggi pada bayi lahir harus diturunkan dengan sinar atau jemur, di kista koledokus juga gejala yang muncul kulit gatal-gatal, jadi harus dihilangkan penyakitnya,” katanya.

Kista yang membesar seiring bertambahnya usia juga memerlukan tindakan operasi yang bertahap seperti mengurangi perut yang membesar lalu pengangkatan kista, jika hati sudah rusak maka harus dilakukan transplantasi hati.

Pengobatan pasca operasi harus dilakukan rutin setidaknya setahun sekali untuk menghindari masalah pencernaan. Pada pasien yang melakukan transplantasi hati juga harus meminum obat seumur hidup untuk mengurangi risiko penolakan cangkok hati dari pendonor.

Baca juga: Ahli: Wanita segala usia berisiko alami kista ovarium

Baca juga: Ahli: Penanganan kista ovarium abnormal butuh pemeriksaan spesifik

Baca juga: Mitos dan fakta seputar PCOS yang perlu diketahui

 

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Mengenal kista duktus koledokus, penyebab bayi lahir kuning 

Next Post

Fakta mencengangkan mengenai semut – ANTARA News

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
8
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
4
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
13
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
21
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?