PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Kongo Diselimuti Wabah Cacar Monyet yang Lebih Mudah Menular

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
16 Mei, 2024
0 0
0
Kongo Diselimuti Wabah Cacar Monyet yang Lebih Mudah Menular
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Kongo kini berjuang untuk mengatasi wabah cacar monyet terbesar, dan para ilmuwan mengatakan ada satu jenis baru penyakit ini yang dideteksi di sebuah kota pertambangan, yang mungkin lebih cepat menular di antara warga.

Badan Kesehatan Dunia WHO mengatakan sejak bulan Januari lalu Kongo telah melaporkan lebih dari 4.500 dugaan kasus cacar monyet dan hampir 300 kematian; jumlah yang telah meningkat tiga kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kongo baru-baru ini menyatakan wabah di berbagai penjuru negara itu sebagai darurat kesehatan.

Analisis terhadap pasien-pasein yang dirawat di rumah sakit di Kamituga, di bagian timur Kongo, pada bulan Oktober hingga Januari ini, menunjukkan mutasi genetik baru cacar monyet ini merupakan hasil penularan yang terus berlanjut di antara manusia. Hal ini terjadi di sebuah kota di mana orang-orang hanya memiliki sedikit kontak dengan hewan liar yang diperkirakan membawa penyakit ini.

Dr. Placide Mbala-Kingebeni, kepala penelitian ini, mengatakan “kita berada di tahap baru cacar monyet.” Ia akan menyerahkan hasil penelitiannya itu pada satu jurnal untuk dipublikasikan. Mbala-Kingabeni mengepalai laboratorium di National Institute of Biomedical Research di Kongo, di mana studi genetika penyakit ini dilakukan.

Seorang dokter memeriksa pasien yang luka akibat infeksi cacar monyet di ruang isolasi di RS Arzobispo Loayza, Lima, 16 Agustus 2022. (Foto: AFP/Ernesto BENAVIDES)

Seorang dokter memeriksa pasien yang luka akibat infeksi cacar monyet di ruang isolasi di RS Arzobispo Loayza, Lima, 16 Agustus 2022. (Foto: AFP/Ernesto BENAVIDES)

Ditambahkannya, luka (lesi) yang dilaporkan oleh para pasien umumnya lebih ringan dan terdapat di bagian genital, sehingga lebih menyulitkan untuk didiagnosa. Dalam wabah sebelumnya di Afrika, lesi ini kebanyakan dapat dilihat di bagian dada, tangan dan kaki. Bentuk baru cacar monyet ini, ujar Mbala-Kingebeni, juga memiliki tingkat kematian yang lebih rendah.

Dalam laporan tentang situasi global cacar monyet pekan ini, WHO mengatakan versi baru penyakit ini mungkin memerlukan strategi uji medis yang baru sehingga dapat melihat mutasi yang terjadi.

Merujuk pada pernyataan para pakar bahwa hanya kurang dari separuh warga yang tertular cacar monyet di Kongo yang diuji, Mbala-Kingebeni mengatakan “risikonya adalah jika pasien tidak bicara terbuka maka kita hanya melihat penularan penyakit ini terjadi secara diam-diam dan tidak seorang pun tahu.”

Ditambahkannya, umumnya orang tertular lewat hubungan seks, di mana sekitar sepertiga kasus cacar monyet ditemukan pada pekerja seks. Baru dalam situasi darurat global tahun 2022 diketahui bahwa penyakit ini merebak lewat hubungan seks, di mana sebagian besar kasus terjadi pada pasangan gay atau lelaki biseksual. WHO pada bulan November lalu – untuk pertama kalinya – mengonfirmasi penularan cacar monyet lewat hubungan seks di Kongo. [em/uh]

[ad_2]

Source link

Previous Post

Lima manfaat kesehatan dari konsumsi air kelapa

Next Post

Manfaat, Efek Samping dan Tips Sehat Memilih Pisang | Hidup Sehat tvOne

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

23 Jan, 2026
7
4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
12
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?