PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Kurangnya informasi baru dapat mengubah persepsi waktu pada otak

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
10 Feb, 2025
0 0
0
Kurangnya informasi baru dapat mengubah persepsi waktu pada otak
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Psikolog klinis Dr. Kimberly Chew mengatakan semakin tua usia menyebabkan otak semakin lambat menyerap informasi baru yang mengubah persepsi terhadap waktu.

Hal ini membuat saat usia bertambah waktu terasa semakin cepat karena menurunnya pengalaman baru atau “kejadian pertama” yang melibatkan emosi, seperti hari pertama sekolah, hari pertama ke luar negeri dan sebagainya.

“Itulah sebabnya sepuluh tahun pertama masa kanak-kanak sering kali terasa lebih lambat dan lebih berkesan, Momen-momen ini menonjol karena bersifat baru dan melibatkan emosi,” katanya sebagaimana dikutip dari laman Channel News Asia, Minggu (9/2).

“Banyak dari kita juga terbiasa dengan rutinitas, ketika hidup menjadi rutinitas, hari-hari kita mulai bercampur, membuat waktu terasa kurang jelas dan lebih seperti berlalu begitu saja,” imbuhnya.

Baca juga: 10 Kebiasaan ini dapat percepat penurunan kognitif

Baca juga: Tujuh cara menjaga kesehatan otak agar tetap optimal

Dr. Chew menjelaskan bahwa persepsi kita terhadap waktu sangat erat kaitannya dengan cara kita memproses informasi visual. Saat masih anak-anak, otak kita menyerap banyak sekali gambar dan pengalaman baru, sehingga waktu terasa lebih lambat dan lebih luas.

Namun, saat dewasa, otak kita menerima lebih sedikit gambar baru karena sebagian besar gambar yang kita temui sudah kita kenal. Dengan lebih sedikit masukan baru, waktu terasa berlalu lebih cepat. Berkurangnya asupan informasi visual baru ini adalah alasan lain mengapa tahun-tahun terasa kabur, kata Chew.

Ia juga menambahkan penggunaan media sosial juga memiliki dampak terhadap perubahan persepsi waktu ketika bertambahnya usia.

Psikolog sosial Jonathan Haidt menjelaskan bagaimana menghabiskan terlalu banyak waktu di dunia virtual – tempat interaksi tidak dialami secara langsung – dapat membuat orang merasa lebih terputus daripada terhubung.

Baca juga: Mengurangi konsumsi daging merah lebih baik bagi kesehatan otak

Dr Chew menambahkan bahwa kurangnya koneksi ini tidak hanya meningkatkan kemungkinan timbulnya gangguan suasana hati atau kecemasan, karena orang-orang di media sosial sering kali berpikir tentang berada di tempat lain daripada hadir, tetapi juga membuat mereka merasa terpisahkan dari waktu dan kenyataan.

Ia memberikan saran untuk lebih menikmati waktu dengan cara menciptakan pengalaman baru yang bisa membuat jangkar memori untuk memperjelas waktu. Liburan singkat, perjalanan darat, atau menjelajahi sudut-sudut tersembunyi di kota yang sudah kita kenal dapat membantu.

Dia merekomendasikan aktivitas yang meningkatkan kreativitas dan perhatian, keduanya dapat membantu memperlambat persepsi kita tentang waktu.

Untuk benar-benar menikmati waktu dan menghindari perasaan terjebak dalam satu fase kehidupan, kita perlu memproses pengalaman masa lalu kita daripada membiarkannya berlama-lama tanpa terselesaikan.

“Jika tidak memproses peristiwa penting dengan benar, pikiran kita mungkin secara tidak sadar akan melekat pada peristiwa tersebut, membuat kita merasa seperti sedang berjalan otomatis alih-alih melangkah maju dengan sehat,” katanya.

Baca juga: Faktor gaya hidup aktif bisa buat otak awet muda

Baca juga: Riset ungkap dampak kegiatan sedentari terhadap kesehatan otak

Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2025

[ad_2]

Source link

Previous Post

Konsumsi protein dan karbohidrat penting usai latihan

Next Post

IDAI: CKG langkah awal deteksi masalah kesehatan anak

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?