PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Makanan yang sebabkan anak alami gangguan tidur

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
20 Jan, 2025
0 0
0
Makanan yang sebabkan anak alami gangguan tidur
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Tidur malam yang nyenyak sangat penting bagi orang-orang dari segala usia. Namun, ketika anak-anak tidak bisa tidur nyenyak, hal itu tidak hanya membuat orang tua kesal tapi juga memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Dilansir dari Medical Daily, Senin (20/1), dokter spesialis tidur bersertifikat, Dr. Funke Afolabi-Brown, menyarankan setiap orang tua untuk memperhatikan dengan saksama apa yang mereka makan.

Meskipun cokelat dan kafein sebelum tidur merupakan penyebab yang diketahui, ia mengungkapkan lima makanan tersembunyi yang dapat mengganggu tidur anak.

Baca juga: Olahraga secara konsisten bantu kurangi risiko insomnia

“Kafein bukan hanya kopi dan soda,” Dr. Brown memperingatkan dalam sebuah unggahan di Instagram.

Meskipun keduanya merupakan sumber yang paling jelas, kafein dapat menyelinap dalam bentuk cokelat, es teh, minuman tanpa kafein, dan bahkan air bersoda, katanya.

Untuk memastikan tidur yang lebih baik dan malam yang lebih tenang dan nyenyak, Dr. Brown menyarankan untuk selalu memeriksa label makanan untuk mengetahui kandungan kafein yang tersembunyi.

Baca juga: Studi ungkap makan keju bisa mengurangi risiko terkena sleep apnea

Cokelat

Permen favorit anak bisa jadi “pengganggu tidur ganda” karena mengandung cokelat dan gula, dua faktor yang diketahui memengaruhi tidur.

“Batasi cokelat, terutama di sekitar hari libur untuk mencegah lonjakan energi saat tidur,” kata Dr. Brown.

Makanan manis

Mudah untuk berasumsi bahwa permen dan kue adalah penyebab utama ketika menyangkut perjuangan tidur yang dipicu oleh gula.

Namun, Dr. Brown mengatakan bahwa gula dapat bersembunyi di tempat-tempat yang tidak terduga seperti sereal dan camilan kue.

Makanan manis yang tinggi gula ini dapat menyebabkan ledakan energi yang menyebabkan hiperaktif pada waktu tidur, diikuti oleh gangguan emosional yang mengganggu tidur anak.

“Hindari makanan manis menjelang tidur untuk transisi yang lebih lancar menuju tidur,” katanya.

Baca juga: Mendengkur jadi sinyal bahaya anak alami gangguan tidur

Makanan olahan dan karbohidrat olahan

Makanan olahan, yang mengandung gula dan garam tambahan, sudah dikenal memiliki dampak negatif terhadap kesehatan. Namun, jika mencari alasan lain untuk menguranginya, pertimbangkanlah makanan olahan yang juga dapat memengaruhi kualitas tidur.

Keripik, kerupuk, dan granola bar mungkin tampak seperti solusi cepat untuk mengatasi keinginan ngemil anak yang terus-menerus. Namun, Dr. Brown menyarankan untuk memilih camilan kaya protein sebelum tidur guna mencegah lonjakan gula darah dan meningkatkan kualitas tidur.

Baca juga: Gangguan tidur berkaitan dengan peningkatan risiko demensia

Makanan pedas

Untuk tidur nyenyak, anak memerlukan perut yang tenang.

“Makanan dengan saus tomat, cabai jalapeno, atau cabai rawit dapat memicu gangguan pencernaan dan ketidaknyamanan, sehingga mengganggu tidur,” jelas Dr. Brown.

Sebaiknya hindari pemicu tersebut, terutama saat makan malam jika anak memiliki perut sensitif.

Baca juga: Tanda-tanda insomnia kronis dan cara mengatasinya

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2025

[ad_2]

Source link

Previous Post

Menawarkan bantuan lebih diperlukan saat di tempat musibah

Next Post

Kebutuhan gizi yang ideal bagi anak sekolah usia 7-12 tahun

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
7
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
14
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?