PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Masyarakat bisa pakai masker kain dengan filter PM 2.5 saat polusi  

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
23 Agu, 2023
0 0
0
Masyarakat bisa pakai masker kain dengan filter PM 2.5 saat polusi  
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Ini bisa jadi solusi murah pada masyarakat yakni masker kain ditambah filter untuk PM 2.5.

Jakarta (ANTARA) – Guru Besar Bidang Pulmonologi dan Respirasi Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp. P(K), FISR, FAPSR mengatakan masyarakat bisa mengenakan masker kain yang dilapisi filter untuk particulate matter (PM) 2.5 saat polusi udara.


“Ini bisa jadi solusi murah pada masyarakat yakni masker kain ditambah filter untuk PM 2.5. Ini banyak di toko daring jual filter untuk PM 2.5 harganya Rp10 ribu,” kata Agus dalam konferensi pers daring di Jakarta, Rabu.

Agus menyarankan orang-orang memakai masker kain dan menyelipkan filter untuk PM 2.5 dibalik masker kain. Cara itu dinilai menawarkan kemampuan filtrasi sebanyak 95 – 99 persen. Selain menggunakan filter PM 2.5, Agus yang juga Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, mengatakan masyarakat juga bisa menggunakan N95, KF94 dan masker bedah.

Baca juga: Dokter: Gunakan masker untuk proteksi paru dari polusi udara

Dalam konferensi pers yang sama, dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Dr. Feni Fitriani Taufik, Sp.P (K), M.Pd.Ked, merujuk studi tentang debu vulkanik, menuturkan bahwa masker N95 dikategorikan terbaik dengan efek filtrasi hampir 100 persen, sementara efek filtrasi masker bedah sekitar 88,7 persen.

“Masker kain diberi penyaring PM 2.5 juga baik,” tutur Feni.

Kemudian, tentang seberapa mungkin masker atau respirator tidak menyebabkan kebocoran, masih merujuk studi, diketahui N95 paling kecil kebocorannya yakni sebanyak 9 persen, sementara masker bedah kebocorannya sekitar 35 persen.

Feni mengatakan masker bisa menjadi alat pelindung diri dalam kondisi polusi udara bila harus keluar rumah. Kemudian, apabila ada keluhan seperti batuk serta pilek berkepanjangan atau asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) semakin memburuk maka harus memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Masyarakat diminta aktif mengurangi sumber polusi seperti tidak membakar sampah, beralih menggunakan transportasi massal, meminimalkan pajanan polusi udara dengan mengetahui kondisi polusi udara di luar supaya tidak keluar rumah saat pajanan polusi udara tinggi. Masyarakat juga disarankan menerapkan pola hidup bersih sehat termasuk tidak merokok dan rutin berolahraga.

Ketika hendak berolahraga di luar ruangan, sebaiknya dilakukan saat kadar polusi udara tidak tinggi dan masyarakat juga bisa mempertimbangkan berolahraga di dalam ruangan.

 

Feni juga meminta pemangku kebijakan membuat peraturan yang lebih ketat yang juga berkoordinasi dengan berbagai sektor termasuk rumah sakit dan akademisi untuk mendapatkan langkah yang lebih konkret mengatasi polusi udara.

Selain itu, diperlukan upaya perbaikan kualitas udara dengan berbagai cara misalnya membuat transportasi yang ramah lingkungan, menyediakan fasilitas transportasi yang terjangkau dan ramah sehingga masyarakat mau beralih ke kendaraan umum yang ramah lingkungan, serta pengawasan ketat pada industri yang berkontribusi menyebabkan polusi. Hal lain untuk mengatasi polusi udara yakni mempersiapkan layanan kesehatan untuk masyarakat apabila memang diperlukan.

Baca juga: IDAI: Masker bantu lindungi anak dari polusi

Baca juga: Pakar paru bagikan cara menilai kualitas udara tanpa alat

Baca juga: Tujuh langkah lindungi paru-paru saat tingkat polusi udara tinggi

 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2023

[ad_2]

Source link

Previous Post

Pakar paru bagikan cara menilai kualitas udara tanpa alat 

Next Post

Metode LDCT dinilai dapat turunkan angka kematian kanker paru

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

Kader ILP Kecamatan Damar Meraih Juara 1 Lomba Senam Kreasi Promosi Kesehatan

5 Agu, 2026
0

Indeks Kepuasan Masyarakat UPT Puskesmas Mengkubang Semester I Tahun 2026

27 Jul, 2026
5

Puskesmas Mengkubang Merilis Aplikasi Penunjang Administrasi Pegawai

7 Jul, 2026
5
Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

24 Apr, 2026
42
Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

20 Apr, 2026
52
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?