PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

NASA Lakukan Penelitian Luar Angkasa dalam Perang Melawan Kanker

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
24 Mar, 2024
0 0
0
NASA Lakukan Penelitian Luar Angkasa dalam Perang Melawan Kanker
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat, NASA, mengatakan eksperimen yang dilakukan pihaknya di lingkungan luar angkasa tanpa gravitasi menghasilkan “kemajuan luar biasa” dalam upaya melawan kanker.

Luar angkasa adalah “tempat yang unik untuk penelitian,” kata astronaut Frank Rubio pada acara di Washington.

Pria berusia 48 tahun ini, yang juga merupakan seorang dokter dan mantan pilot helikopter militer, melakukan penelitian kanker saat melakukan perjalanan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), yang mengorbit sekitar 400 kilometer di atas permukaan Bumi.

Di tempat itu, sel-sel tubuh menua dengan lebih cepat sehingga dapat mempercepat penelitian. Selain itu, struktur sel-sel tersebut juga dijelaskan sebagai “lebih murni”.

“Dalam ruang angkasa, sel-sel tersebut tidak bergerombol seperti yang terjadi di Bumi karena gravitasi. Mereka melayang di ruang angkasa,” kata Kepala NASA, Bill Nelson, kepada AFP dalam sebuah wawancara. Hal ini memungkinkan para peneliti melakukan analisa yang lebih baik terhadap struktur molekul sel-sel itu.

Obat kemoterapi diberikan kepada pasien di sebuah rumah sakit di AS. (Foto: AP)

Obat kemoterapi diberikan kepada pasien di sebuah rumah sakit di AS. (Foto: AP)

Penelitian yang dilakukan di luar angkasa tersebut dapat membantu membuat obat kanker lebih efektif, tambah Nelson.

Raksasa farmasi Merck telah melakukan penelitian di ISS dengan Keytruda, obat antikanker yang kini diterima pasien melalui infus.

Bahan utama untuk membuat obat itu sulit diubah menjadi bentuk cair. Salah satu alternatifnya adalah dengan melakukan proses kristalisasi, sebuah metode yang umum digunakan dalam pembuatan obat.

Pada 2017, Merck melakukan eksperimen untuk melihat apakah kristal akan terbentuk lebih cepat di luar angkasa dibandingkan di Bumi.

Nelson menggunakan dua gambar untuk menunjukkan perbedaannya. Yang pertama menunjukkan titik buram dan transparan. Namun pada detik kedua, sejumlah besar bintik abu-abu bening muncul.

Foto tersebut menunjukkan bahwa kristal yang lebih kecil dan lebih seragam terbentuk di ruang angkasa – dan “terbentuk lebih baik,” kata Nelson.

Berkat penelitian tersebut, para peneliti akan dapat mengembangkan obat yang bisa diberikan secara injeksi di klinik, menggantikan prosedur kemoterapi yang memakan waktu lama dan menyakitkan.

Merck mengidentifikasi teknik yang dapat membantunya meniru efek kristal ini di Bumi saat mereka mengembangkan obat yang dapat disimpan pada suhu kamar.

Namun, diperlukan waktu bertahun-tahun antara penelitian di luar angkasa dan ketersediaan obat yang dikembangkan di sana secara luas.

Studi kanker di ruang angkasa dimulai lebih dari empat dekade yang lalu. Namun mengalami “perubahan besar” dalam beberapa tahun terakhir, ungkap Nelson, mantan senator dari Partai Demokrat yang melakukan misi luar angkasa pada 1986.

Presiden AS Joe Biden meluncurkan inisiatif “Cancer Moonshot” pada 2016, ketika masih menjabat sebagai wakil presiden. Inisiatif tersebut mengingatkan pidato mantan presiden AS John F. Kennedy sekitar 60 tahun sebelumnya yang menguraikan tujuan AS mengirim orang ke Bulan.

Gedung Putih mengatakan tujuan dari “Moonshot” adalah untuk mengurangi separuh angka kematian akibat kanker untuk 25 tahun mendatang, dan diperkirakan dapat menyelamatkan empat juta nyawa.

Perjuangan melawan kanker, penyebab kematian terbesar kedua di AS setelah penyakit jantung, menjadi pukulan telak bagi Biden. Ia kehilangan putranya, Beau, karena kanker otak pada 2015. [ah/ft]

[ad_2]

Source link

Previous Post

Strategi Percepatan Penurunan Stunting

Next Post

Remaja rentan mengalami adiksi karena perkembangan otak belum matang

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

23 Jan, 2026
7
4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
12
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?