PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Orang tua perlu dukungan psikologis untuk dampingi anak dengan kanker

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
13 Jul, 2024
0 0
0
Orang tua perlu dukungan psikologis untuk dampingi anak dengan kanker
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Dokter spesialis kesehatan jiwa konsultan psikiatri anak dan remaja dari RSUI dr. Fransiska M. Kaligis Sp.KJ (K) mengatakan mendapati diagnosis kanker pada anak seringkali berdampak pada orang tua sehingga memerlukan dukungan psikologis dalam mendampingi anak.

“Peran orang tua ketika menangani anak dengan kanker perlu dukungan medis maupun psikologis. Kita sebagai orang tua juga penting sebagai dukungan emosional bagi anak,” kata Fransiska dalam acara Peran Dukungan Suportif Pada Kanker Anak di Jakarta, Sabtu.

Fransiska mengatakan kehadiran orang tua sangat dibutuhkan anak yang sedang menjalani pengobatan kanker. Orang tua bisa menjadi penguat anak sehingga anak tidak mudah stres dan bisa berpikiran positif terhadap apa yang sedang dialaminya. Orang tua juga perlu hadir untuk memberikan ketenangan, informasi dan validasi emosi anak, dengan begitu anak akan menjalani pengobatan kanker dengan lebih tenang.

Baca juga: Pentingnya protein hewani untuk cegah malnutrisi anak dengan kanker

Namun nyatanya orang tua yang mendapat diagnosis bahwa sang anak menderita kanker ternyata dapat memengaruhi rentetan psikolgis yang juga berat. Orang tua seringkali mengalami shock dan tidak terima dengan berita yang didengar yang sebenarnya merupakan respons natural manusia ketika mengalami berita buruk.

Mereka pun juga harus melewati masa penolakan atau denial terhadap apa yang diterimanya dan juga rasa marah sampai putus asa. Hingga mencapai fase bisa menerima keadaan juga memerlukan waktu yang tidak sebentar dan tidak mudah.

Dampak psikologis ini juga tak jarang berimbas pada sistem di keluarga yang juga berubah membuat orang tua bisa mengalami stres, depresi dan merasa bersalah karena tidak bisa memberikan yang terbaik pada anaknya. Hal ini yang juga sering disebut bahwa orang tua sebagai ‘pasien terselubung’ dibalik anak yang terkena kanker.

Baca juga: Dokter Spesialis Anak kemukakan sejumlah gejala kanker pada anak

“Dampaknya orang tua mengalami stres dan cemas, kalau lebih berat bisa depresi, orang tua juga sering merasa bersalah dan merasa belum bisa memberikan yang terbaik, tanggung jawab masa perawatan juga bisa menyebabkan lelah fisik pada orang tua dan itu rentan mengalami gangguan psikologis karena kurang tidur, mood nggak enak, dan kerjaan juga jadi terganggu,” kata Fransiska.

Untuk menghindari stres dan depresi, Fransiska mengatakan beberapa kebutuhan psikososial penting sekali dipenuhi orang tua, salah satunya kebutuhan informasi seperti mengikuti kegiatan komunitas agar dapat informasi yang berkaitan dengan penyakit anak. Kebutuhan emosional orang tua juga perlu diatasi dengan saling berbagi dan mendukung.

Selain itu, kebutuhan finansial yang seringkali memengaruhi kondisi keuangan juga perlu disiasati dengan beberapa opsi seperti asuransi yang meringankan beban pengobatan anak. Kebutuhan fisik juga perlu diatur orang tua seperti masalah mengurus rumah tangga yang bisa dilakukan bergantian dengan anggota keluarga lain agar orang tua tidak mengalami kelelahan fisik saat menjaga anak yang sedang sakit dan bisa beristirahat.

Baca juga: Menkes: Penguatan deteksi dini komitmen pemerintah tangani kanker

Dan perlunya juga kebutuhan spiritual agar merasa lebih tenang dan bisa melewati fase psikologis dan bisa menerima keadaan. Dukungan untuk memenuhi kebutuhan psikososial ini bisa dilakukan antara dokter dengan pasien, sesama pasien, atau sesama orang tua.

“Psikososial berupa bantuan yang sifatnya memberikan perhatian, motivasi, informasi dan interaksi yang dapat meningkatkan kualitas hidup kita, kalau kita saling mendukung memberikan rasa positif satu sama lain itu juga satu hal yang sifatnya psikososial,” katanya.

Untuk menghindari stres, Fransiska menyarankan agar orang tua tidak terlalu banyak mendengar omongan orang lain yang bersuara negatif dan mengontrol diri untuk fokus pada dukungan positif orang terdekat saja. Konsultasikan dengan dokter terkait hal-hal yang dianggap mitos di masyarakat agar mendapatkan informasi yang benar dan bisa menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter.

Baca juga: Dokter jelaskan faktor penyebab dan gejala kanker pada anak

Baca juga: Pemeriksaan dengan CT Scan dapat tingkatkan risiko kanker pada anak

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Pentingnya protein hewani untuk cegah malnutrisi anak dengan kanker

Next Post

Penanganan efek samping mual muntah pada pasien kemoterapi anak 

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

23 Jan, 2026
7
4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
12
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?