PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

PATPI: Isu BPA di luar negeri lebih dikaitkan ke botol bayi

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
4 Feb, 2025
0 0
0
PATPI: Isu BPA di luar negeri lebih dikaitkan ke botol bayi
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) mengatakan bahwa isu soal Bisphenol A (BPA) di luar negeri seperti Eropa lebih sering dikaitkan dengan botol bayi.

“Kalau di luar negeri itu sebenarnya fokus awalnya pada botol bayi, saya heran kenapa di Indonesia tiba-tiba isu yang muncul malah spesifiknya ke galon,” kata anggota PATPI Hermawan Seftiono dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Hermawan mengatakan isu tersebut amat berbeda dengan yang sedang marak dibicarakan di Indonesia. Dimana isu lebih diarahkan pada penggunaan galon polikarbonat.

Padahal, katanya, hingga saat ini belum ada laporan terkait masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan setelah mengkonsumsi air dari galon polikarbonat baik di Eropa maupun negara lain. Penggunaan polikarbonat di Eropa dan negara maju lain juga masih dikategorikan aman.

Baca juga: KKI: Konsumen harapkan pelabelan BPA galon air minum dipercepat

Penelitian yang dilakukan di Eropa dan Amerika juga fokus pada beberapa kemasan yang mengandung BPA. Hasilnya, kemasan-kemasan tersebut dinilai masih aman untuk menjadi wadah pangan karena kandungan BPA yang masih rendah.

Menurut dia, masifnya sebaran informasi bahaya BPA yang dikapitalisasi dan diviralkan melalui media sosial, sehingga membuat publik banyak yang salah memahami hubungan antara BPA dan galon polikarbonat.

“Memang agak aneh saja mungkin pas sekitar tahun 2000-an tiba-tiba muncul isu spesifik terkait galon di Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra mengatakan bahwa penelitian-penelitian yang dipakai tidak ada yang spesifik membahas BPA sebagai bahan pembentuk galon polikarbonat.

Sehingga, penelitian itu tidak bisa menjadi dasar atas polemik BPA dalam galon guna ulang. Ia memastikan konsumsi air dari galon polikarbonat atau guna ulang aman karena sudah memiliki standar SNI dan telah melewati serangkaian penelitian dan uji kecocokan pangan.

“Kalau semua produk terutama kemasan itu sudah terstandar SNI ya tandanya dia juga level toleransinya terhadap cemaran itu tidak membahayakan,” kata dia.

Hermawan menjelaskan badan akreditasi mutu telah melakukan serangkaian penelitian dan uji klinis sebelum memberikan label SNI pada galon atau kemasan pangan apa pun.

Ahli Epidemiologi itu juga menekankan bahwa BPA dalam galon atau peruntukan industri sudah diuji dan dinyatakan aman oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN).

“Jadi, misalnya ada BPA pada galon yang digunakan air kemasan sekarang terus diuji, rasanya itu tidak relevan lagi karena itu sudah lolos,” katanya.

Baca juga: Asparminas apresiasi produsen AMDK beralih ke galon bebas BPA

Baca juga: Pakar: Sinar matahari tak buat BPA bermigrasi ke air galon

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2025

[ad_2]

Source link

Previous Post

Terbang dalam keadaan flu berisiko sebabkan barotrauma pada telinga

Next Post

Senam Sehat Gembira/ Kelompok 1/ anak Paud

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

23 Jan, 2026
7
4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
12
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
8
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?