PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Peneliti ungkap dampak ADHD terhadap harapan hidup pria dan wanita

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
27 Jan, 2025
0 0
0
Peneliti ungkap dampak ADHD terhadap harapan hidup pria dan wanita
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Sebuah studi mengungkap adanya hubungan yang meresahkan antara gangguan perilaku dan berkurangnya harapan hidup, dengan dampak yang bervariasi antara pria dan wanita karena Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan salah satu gangguan perkembangan saraf yang paling umum menyerang anak-anak. Kondisi ini dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk prestasi akademik, prestasi profesional, hubungan interpersonal, dan fungsi sehari-hari.

Ditulis laman Medical Daily, Jumat (24/1), dalam sebuah studi berskala besar yang dipublikasikan di The British Journal of Psychiatry, para peneliti menganalisis data dari lebih dari 300.000 peserta dengan ADHD, membandingkannya dengan kelompok serupa yang tidak memiliki kondisi tersebut untuk memahami dampaknya terhadap umur panjang.

Baca juga: Studi ungkap hubungan masalah tidur dengan ADHD pada orang dewasa

Temuan tersebut mengungkapkan bahwa pria dengan ADHD mengalami penurunan harapan hidup 4,5 hingga 9 tahun, sementara wanita mengalami penurunan harapan hidup 6,5 hingga 11 tahun.

Hal ini membuat prihatin para peneliti karena mereka yang ADHD sering kekurangan dukungan dan lebih mungkin mengalami peristiwa kehidupan yang penuh tekanan dan pengucilan sosial, yang berdampak negatif pada kesehatan dan harga diri mereka.

“Sangat memprihatinkan bahwa beberapa orang dewasa yang didiagnosis ADHD menjalani hidup lebih pendek dari yang seharusnya. Orang dengan ADHD memiliki banyak kelebihan dan dapat berkembang dengan dukungan dan perawatan yang tepat,” kata penulis senior, Profesor Josh Stott.

Baca juga: Kesibukan membantu mengurangi keparahan gejala ADHD pada remaja

Para peneliti juga mencatat bahwa hanya sebagian kecil dari total populasi orang dewasa dengan ADHD yang dapat dipelajari karena kurang dari satu dari sembilan orang dewasa dengan ADHD telah didiagnosis.

Karena kondisi ini sering tidak terdiagnosis, terutama pada orang dewasa, penelitian baru ini mungkin melebih-lebihkan penurunan harapan hidup bagi mereka yang mengalami kondisi ini.

“Kami tahu dari penelitian tentang ciri-ciri di masyarakat dan dari penelitian tentang diagnosis anak-anak bahwa tingkat ADHD dalam sampel kami hanya sebagian kecil dari yang seharusnya,” Profesor Stott menambahkan.

Baca juga: Studi ungkap penderita ADHD yang lebih rentan berperilaku berisiko

Para peneliti memperingatkan bahwa temuan penelitian ini mungkin tidak dapat digeneralisasikan ke lokasi atau lingkungan lain. Selain itu, karena penelitian ini belum mengevaluasi data tentang penyebab kematian tertentu, tidak mungkin untuk secara langsung menghubungkan tahun-tahun kehidupan yang hilang dengan berbagai faktor.

Namun, para peneliti mencatat bahwa kematian dini pada pasien ADHD dapat disebabkan oleh faktor risiko yang dapat diubah dan kebutuhan dukungan dan perawatan yang tidak terpenuhi dalam hal ADHD dan kondisi kesehatan mental dan fisik yang terjadi bersamaan.

Baca juga: Wanita dengan pasangan ADHD berisiko alami depresi

Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2025

[ad_2]

Source link

Previous Post

Materi dashat (dapur sehat atasi stunting)

Next Post

Langkah sederhana untuk menurunkan berat badan di usia 50 tahun

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
7
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
14
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?