PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Peneliti ungkap kaitan pekerjaan dengan risiko alzheimer

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
19 Des, 2024
0 0
0
Peneliti ungkap kaitan pekerjaan dengan risiko alzheimer
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Para peneliti dalam studi baru mengungkapkan kaitan pekerjaan-pekerjaan tertentu dengan risiko kematian yang lebih rendah akibat alzheimer, penyakit yang melemahkan daya ingat.

Menurut hasil studi yang dikutip dalam siaran Medical Daily pada Rabu (18/12), orang-orang dengan pekerjaan yang membutuhkan navigasi konstan seperti mengemudikan taksi dan ambulans memiliki risiko lebih rendah meninggal karena alzheimer.

Dalam studi yang hasilnya dipublikasikan di BMJ itu, para peneliti memeriksa hampir sembilan juta orang dalam 443 profesi yang meninggal antara tahun 2020 dan 2022 untuk memahami efek perlindungan dari pekerjaan tertentu terhadap alzheimer.

Dari kelompok studi ini, ada sekitar 3,88 persen atau 348.000 orang yang meninggal karena penyakit alzheimer.

Namun, para peneliti mencatat hanya ada 1,03 persen pengemudi taksi dan 0,74 persen pengemudi ambulans yang meninggal akibat penyakit tersebut.

Salah satu kemungkinan penjelasan dari temuan ini adalah bahwa pekerjaan seperti mengemudi memerlukan pemikiran spasial dan navigasi secara real-time. Hal ini dapat menyebabkan perubahan pada otak, khususnya di area seperti hipokampus, yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit alzheimer.

Namun, para peneliti mengingatkan bahwa temuan ini berasal dari studi observasional, yang berarti mereka tidak dapat menafsirkan hubungan sebab-akibat langsung antara pekerjaan tertentu dan penurunan risiko penyakit alzheimer atau perubahan neurologis di hipokampus.

“Kami melihat temuan ini bukan sebagai sesuatu yang konklusif, tetapi sebagai pembangkit hipotesis,” kata mereka.

Para peneliti menyampaikan, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyimpulkan secara definitif apakah kerja kognitif spasial yang diperlukan dalam pekerjaan mempengaruhi risiko kematian akibat penyakit alzheimer dan apakah aktivitas kognitif apapun punya potensi pencegahan.

Baca juga: Hipertensi tak terkendali tingkatkan risiko alzheimer

Baca juga: Aksi CERDIK untuk cegah demensia dan alzheimer

Direktur Centre for Discovery Brain Sciences University of Edinburgh dan Presiden British Neuroscience Association Prof. Tara Spires-Jones percaya temuan studi ini menambah bukti yang berkembang bahwa membangun ketahanan otak dapat membantu mengurangi risiko alzheimer.

Namun, ia mengingatkan bahwa data dari studi tersebut tidak memungkinkan pembuatan kesimpulan pasti tentang efek perlindungan terhadap alzheimer dari pekerjaan tertentu.

“Ada kemungkinan orang-orang yang berisiko lebih tinggi terkena alzheimer tidak memilih pekerjaan mengemudi yang membutuhkan banyak memori, yang disebut ‘bias seleksi’,” katanya.

Selain itu, usia kematian rata-rata pengemudi taksi dan ambulans antara 64 dan 67 tahun sedangkan orang-orang dengan bidang kerja yang lain 74 tahun.

“Karena alzheimer biasanya berkembang setelah usia 65 tahun, ada kemungkinan pengemudi ini mengalami penyakit tersebut jika mereka hidup lebih lama,” kata Prof. Tara Spires-Jones.

​​​​​​Baca juga: Pekerjaan fisik tingkat tinggi tingkatkan risiko gangguan kognitif

Baca juga: BPJS temukan kenaikan kasus demensia dan alzheimer hingga 87 persen

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

NUEVAS Mascarillas Herbal Essences dengan Aloe puro y extractos naturales – 15s

Next Post

Hati-hati menggunakan obat menopause – ANTARA News

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
9
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
4
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
13
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
21
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?