PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Pengujian genetik bisa kurangi risiko bayi lahir cacat

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
30 Jan, 2025
0 0
0
Berapa batas asupan kafein untuk ibu hamil?
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Pentingnya upaya deteksi dini dan pencegahan dengan pengujian genetik bisa menurunkan risiko cacat bawaan karena kelainan kromosom yang merupakan salah satu penyebab utama cacat lahir.

Ditulis laman Hindustan Times, Rabu (29/1), Spesialis Kesuburan di Mumbai Dr. Ritu Hinduja berbagi anomali yang disebabkan oleh perubahan jumlah atau struktur kromosom, dapat mengakibatkan keguguran, infertilitas, atau cacat bawaan termasuk sindrom Down, sindrom Edwards, dan sindrom Patau.

“Pengujian Genetik Praimplantasi untuk Aneuploidi (PGT-A) adalah alat reproduksi mutakhir yang memberikan harapan bagi pasangan yang ingin mengurangi risiko ini,” katanya.

Baca juga: Pencegahan cacat lahir berhasil turunkan angka kematian bayi di China

Hinduja mengatakan kelainan kromosom muncul ketika satu atau lebih kromosom bertambah atau berkurang (kelainan numerik) atau ketika struktur kromosom berubah. Kesalahan ini dapat terjadi selama pembelahan sel, baik dalam pembentukan sel telur dan sperma atau di dalam tahap embrio awal.

Anomali kromosom yang umum meliputi Trisomi 21 (sindrom Down), Trisomi 18 (sindrom Edwards), dan Trisomi 13 (sindrom Patau), yang terkait dengan keterlambatan perkembangan, gangguan fisik, dan peningkatan angka kematian bayi.

Selain itu, kelainan kromosom seks seperti sindrom Turner dan sindrom Klinefelter dapat memengaruhi perkembangan fisik dan reproduksi.

“Meskipun beberapa cacat diwariskan, banyak yang bersifat sporadis dan terjadi secara kebetulan, khususnya seiring bertambahnya usia orang tua,” kata Hinduja.

Ia menjelaskan PGT-A adalah alat reproduksi berbantuan perintis yang memeriksa embrio untuk mengetahui kelainan kromosom sebelum implantasi. PGT-A dilakukan sebagai bagian dari siklus fertilisasi in vitro (IVF), dengan memeriksa beberapa sel dari embrio untuk memastikan jumlah kromosom yang benar.

Baca juga: Ibu hamil hati-hati konsumsi obat jerawat agar bayi tidak cacat

​​​​​Hal ini memungkinkan para profesional fertilitas untuk memilih embrio dengan profil kromosom normal (embrio euploid), sehingga menurunkan risiko keguguran dan masalah kelahiran dengan mengidentifikasi embrio yang cacat.

“Keuntungan lain dari PGT-A adalah kapasitasnya untuk meningkatkan tingkat keberhasilan IVF. Mentransfer embrio yang layak secara genetik meningkatkan kemungkinan keberhasilan implantasi dan kelahiran hidup, meringankan tekanan emosional dan finansial dari berbagai perawatan IVF. Ini sangat berguna bagi wanita di atas usia 35 tahun, karena usia ibu yang lebih lama telah dikaitkan dengan kelainan kromosom yang disebabkan oleh penurunan kualitas sel telur,” jelasnya.

Bagi individu dengan riwayat kelainan kromosom, PGT-A memberikan kepastian melalui penemuan embrio yang bebas dari kesalahan genetik. Hal ini memungkinkan pasangan untuk membuat keputusan yang tepat tentang pilihan reproduksi mereka, yang menghasilkan peningkatan kepercayaan diri dan kendali atas perjalanan keluarga berencana mereka.

Ia menyimpulkan teknologi PGT-A menyediakan opsi baru bagi pasangan yang ingin mengurangi risiko kelainan kromosom dan masalah kelahiran. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan, pencegahan dan intervensi dini dalam meminimalkan cacat bawaan.

Baca juga: 600 ribu bayi kemungkinan terlahir cacat bila masyarakat masih tolak imunisasi MR

Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2025

[ad_2]

Source link

Previous Post

Epic … Senam Sehat Gontor – Video Resmi

Next Post

Putri Beatrice sambut kelahiran putri kedua Athena Elizabeth Rose

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
7
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
14
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?