PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Perempuan dengan depresi lebih berisiko terserang penyakit jantung

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
15 Mar, 2024
0 0
0
Perempuan dengan depresi lebih berisiko terserang penyakit jantung
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Studi terbaru menunjukkan bahwa depresi mempengaruhi kesehatan jantung dan risiko perempuan dengan depresi terserang penyakit jantung lebih tinggi dibandingkan lelaki dengan masalah sama.

Menurut hasil studi yang dipublikasikan di Journals of the American College of Cardiology, depresi meningkatkan risiko sakit jantung hingga 39 persen pada lelaki dan sampai 64 persen pada perempuan.

Sebagaimana dikutip oleh Medical Daily, salah satu penulis hasil studi Hidehiro Kaneko mengatakan bahwa identifikasi faktor spesifik jenis kelamin dalam dampak depresi pada penyakit kardiovaskular dapat membantu pengembangan strategi pencegahan dan pengobatan yang ditargetkan untuk mengatasi risiko penyakit kardiovaskular spesifik yang dihadapi oleh pasien depresi.

“Pemahaman yang lebih baik akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan mengoptimalkan perawatan bagi pria maupun perempuan yang mengalami depresi,” katanya.

Baca juga: Wanita dengan autoimun rentan depresi selama kehamilan

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan hubungan antara depresi dan peningkatan risiko kejadian kardiovaskular seperti serangan jantung, angina, stroke, dan kematian.

Meskipun perempuan dengan depresi ditemukan memiliki risiko relatif lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan jantung dibandingkan laki-laki, tidak ada cukup bukti mengenai dampak berdasarkan perbedaan jenis kelamin, dan mekanisme yang mendasari fenomena ini belum sepenuhnya dipahami.

Dalam pengujian untuk mengetahui hubungan depresi dengan kejadian penyakit jantung, para peneliti melakukan studi kohort observasional yang melibatkan 4.125.720 peserta yang merupakan bagian dari basis data klaim asuransi Jepang.

Para peserta berusia rata-rata 44 tahun dan sekitar 57 persen di antaranya adalah laki-laki.

Studi ini mengidentifikasi orang-orang dengan depresi sebagai orang-orang yang didiagnosis secara klinis sebelum pemeriksaan kesehatan awal.

Hasil utama pemeriksaan meliputi data serangan jantung, nyeri dada, stroke, gagal jantung, dan fibrilasi atrium. Data indeks massa tubuh, tekanan darah, dan hasil pemeriksaan laboratorium semasa puasa dari peserta juga dikumpulkan dalam pemeriksaan.

Menurut siaran pers mengenai hasil studi, para peneliti menganalisis signifikansi statistik dari perbedaan karakteristik klinis antara peserta dengan dan tanpa depresi.

Hasilnya menunjukkan rasio bahaya depresi terhadap penyakit kardiovaskular sebesar 1,39 pada pria dan 1,64 pada perempuan dibandingkan dengan peserta tanpa depresi.

Baca juga: Pencegahan depresi pasca-melahirkan bisa dimulai sejak hamil

Peneliti menjelaskan bahwa perempuan mungkin memiliki risiko lebih tinggi terserang penyakit kardiovaskular saat mengalami depresi karena beberapa faktor.

Perempuan cenderung mengalami gejala depresi yang lebih parah dan persisten dibandingkan pria, terutama selama periode perubahan hormonal signifikan seperti kehamilan atau menopause.

Saat mengalami depresi, kerentanan perempuan yang lebih tinggi terhadap faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas, serta perbedaan akses layanan kesehatan dan pengobatan antar-gender dan faktor biologis spesifik jenis kelamin dapat berkontribusi terhadap peningkatan risiko.

“Studi kami menemukan bahwa dampak perbedaan jenis kelamin terhadap hubungan antara depresi dan penyakit kardiovaskular konsisten,” kata Kaneko.

Menurut dia, para profesional kesehatan harus menyadari peran penting depresi dalam perkembangan penyakit kardiovaskular dan menekankan pentingnya pendekatan komprehensif dan terpusat pada pasien dalam upaya pencegahan dan penatalaksanaan.

Ia mengemukakan bahwa menilai risiko penyakit jantung pada pasien depresi serta mencegah dan menangani depresi dapat membantu menurunkan angka kasus penyakit kardiovaskular.

​​​​​​​

Baca juga: Wanita usia 50 tahun harus lebih perhatikan kesehatan jantung

Baca juga: Cara deteksi kelainan jantung

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Menghabiskan waktu bersama anjing tingkatkan konsentrasi belajar

Next Post

Kamala Harris Jadi yang Pertama Kunjungi Klinik Aborsi di Kalangan Presiden dan Wapres AS 

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
9
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
4
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
13
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
21
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?