PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Rajin pantau UV index di ponsel bantu cegah risiko kanker kulit

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
5 Agu, 2023
0 0
0
Rajin pantau UV index di ponsel bantu cegah risiko kanker kulit
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Sekjen Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI) dr. M. Yadi Permana, SpB(K) Onk mengatakan rajin memantau UV index di ponsel bisa membantu mencegah paparan sinar matahari yang bisa menyebabkan kanker kulit.

“Kita harus memperhatikan batas UV index, di handphone bisa kita lihat di ramalan cuaca indeks UV siang ini berapa, kalau lebih dari 5 itu sudah bahaya jangan sering terpapar di luar,” kata Yadi dalam diskusi kesehatan yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa.

Batas UV indeks yang perlu diperhatikan adalah di atas lima sampai tujuh, artinya paparan sinar ultraviolet lebih tinggi yang bisa menyebabkan meningkatnya risiko terjadinya kanker kulit.

Jika harus beraktivitas cukup lama seperti berolahraga di luar ruangan, dianjurkan untuk memakai tabir surya dengan SPF 50 untuk perlindungan lebih tinggi. Selain itu, juga disarankan untuk memakai baju lengan panjang, topi hingga kacamata hitam untuk mengurangi paparan langsung sinar ultra violet di tangan dan wajah.

“Kalau kita beraktivitas yang cukup lama di luar kita dianjurkan memakai SPF-nya 50, untuk SPF 30 atau 50 menunjukkan kadar perlindungan ketebalan perlindungan sunscreen tersebut terhadap UV, makin besar angkanya perlindungannya semakin baik karena lebih tebal,” kata Yadi.

Baca juga: Spesialis Onkologi: Waspada bentuk tahi lalat untuk cegah kanker kulit

Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini mengatakan paparan sinar matahari memegang peranan 20 sampai 50 persen bahkan lebih terhadap risiko terjadinya kanker kulit.

Secara umum ada dua kanker kulit yang dikenali di dunia ini yaitu kanker kulit melanoma yang angka kejadiannya 4 persen dan non melanoma sebesar 90 persen. Walaupun angka kejadian kanker kulit melanoma sedikit namun sifatnya sangat agresif dan banyak menimbulkan kematian dibandingkan dengan non melanoma.

Secara global, kata Yadi, dua sampai tiga juta kanker kulit non melanoma terjadi dan 132.000 kanker kulit melanoma terjadi tiap tahun.

Sedangkan di Indonesia secara epidemiologi, kanker kulit non melanoma menempati urutan ke-15 dari 36 kanker terbanyak berdasarkan data global tahun 2020. Angka kasus baru kanker kulit non melanoma di Indonesia sebesar 1,99 persen dan angka kematiannya hanya sekitar 1,48 persen karena sifatnya tidak agresif dan sering tersaru dengan luka kulit lainnya.

Baca juga: Tanda-tanda kanker kulit yang bisa dikenali diri sendiri

Selain paparan sinar matahari, faktor risiko kanker kulit lainnya adalah adanya kerusakan kulit akibat luka bakar, radiasi ataupun luka lama yang penyembuhannya tidak baik, yang bisa menyebabkan jenis kanker kulit sel skuamosa. Sedangkan berdasarkan pravelansi risiko kanker kulit adalah pada pria di usia 40 tahun ke atas.

Yang perlu diwaspadai untuk melihat tanda kanker kulit adalah jika adanya tahi lalat yang membesar, perubahan warna kemerahan di area tahi lalat disertai rasa gatal, kelainan permukaan kulit seperti di wajah termasuk dahi, pipi, leher dan kulit kepala dengan luka lebih dari satu sentimeter, dan lesi di area batang badan dan tungkai lengan atau kaki yang lebih dari dua sentimeter.

“Diagnosis biasanya kita lihat dulu lokasi dari lesi kulit yang terjadi kemudian kita lihat bentuk strukturnya seperti apa yang paling gampang itu ABCDE (Asimetris, Batasan, Color (warna), Diameter, Evolusi). Kalau kita memang ingin melihat kepastiannya dengan pemeriksaan histopathology,” katanya.

Yadi menyarankan untuk mengatur waktu paparan sinar matahari langsung di waktu yang aman dari jam 06.00 sampai jam 09.00 dan sore di jam empat sampai jam lima sore dan gunakan perlindungan penuh jika bekerja di jam terik matahari.

Baca juga: Bahaya paparan UVA dan UVB pada kulit

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
COPYRIGHT © ANTARA 2023

[ad_2]

Source link

Previous Post

Kandungan BPA pada plastik picu gangguan reproduksi

Next Post

Pulmonolog: Kanker paru stadium dini bisa ditangani dengan operasi

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

24 Apr, 2026
20
Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

Penyebab Sakit Maag Bukan Hanya Karena Telat Makan, Kenali Penyebab, dan Tips Terhindar Dari Maag

20 Apr, 2026
31

Puskesmas Mengkubang Sediakan Layanan Upaya Berhenti Merokok (GRATIS)

13 Mar, 2026
21
Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I Tahun 2026

Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I Tahun 2026

14 Feb, 2026
10
5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Saat Tahu Kehamilanmu Positif

23 Jan, 2026
51
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?