PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

RSUP sebut HMPV lebih sering terjadi pada anak-anak

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
10 Jan, 2025
0 0
0
RSUP sebut HMPV lebih sering terjadi pada anak-anak

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Dokter spesialis anak konsultan respirologi dari RSUP Persahabatan menyebut Human metapneumovirus (HMPV) lebih sering terjadi pada usia anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa.

“HMPV lebih sering pada anak, dengan predominasi pada usia di bawah 2 tahun dengan rata-rata usia 22 bulan,” kata dr. Tjatur Kuat Sagoro SpA (K) HMPM dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat.

Mengutip sejumlah studi, Tjatur menjelaskan bahwa kasus HMPV pertama kali diidentifikasi pada tahun 2001 pada anak dengan gejala infeksi saluran napas. Meski demikian, diperkirakan virus itu sudah bersirkulasi di Belanda sejak tahun 1958.

Dalam beberapa data pun diketahui bahwa pasien yang memerlukan perawatan terbanyak ada pada usia 6 sampai 22 bulan.

Baca juga: Menkes: Tak ada persiapan khusus hadapi HMPV karena seperti flu biasa

“Studi epidemiologi menunjukkan sekitar 90-100 persen anak sudah pernah terinfeksi HMPV pada usia 5-10 tahun,” ujar dia.

“Dari kepustakaan HMPV ini sudah ada di Indonesia, dikatakan bahwa baru ada padahal sudah lama ada dan ini saya di sebuah rumah sakit itu ada enam kasus HMPV kemudian rumah sakit lain dua kasus dan itu terus berkembang, jadi ini memang sudah ada di Indonesia,” lanjut dia.

Terkait dengan wabah HMPV, Tjatur mengatakan pada umumnya terjadi di bulan-bulan dengan musim semi dan musim dingin. Di belahan bumi utara, wabah HMPV sering terjadi antara bulan Januari hingga Maret.

Sementara pada bumi belahan selatan, wabah terjadi antara Juni hingga Juli. Puncak kejadian musiman HMPV biasanya terjadi antara Maret dan April, tepatnya setelah musim infeksi RSV dan Influenza.

Lebih lanjut Tjatur mengatakan penyebaran HMPV pada anak ditularkan melalui percikan napas (droplet), dengan masa inkubasi berkisar antara tiga sampai lima hari meskipun dapat bervariasi antar individu.

Baca juga: Guru Besar FKKMK UGM sebut HMPV tidak berpotensi jadi pandemi

“Infeksi HMPV pada umumnya diawali gejala klinis pasien yang mencakup infeksi saluran pernapasan akut seperti batuk, pilek, demam, sakit kepala hingga sakit tenggorokan,” katanya.

Adapun pengobatan untuk infeksi HMPV bersifat suportif yakni fokus pada penanganan gejala yang timbul seperti antipiretik, oksigenasi dan terapi cairan.

“Sebagian besar pasien dengan infeksi HMPV sembuh sepenuhnya tanpa intervensi spesifik,” ujar dia.

Namun, beberapa penelitian telah menunjukkan kemungkinan penggunaan ribavirin, immunoglobulin, fusion inhibitors dan small interfering ribonucleic acids (siRNA) untuk pengobatan dan pengendalian infeksi HMPV.

Tjatur melanjutkan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah, sekolah hingga tempat umum juga amat penting agar anak terlindungi dari penularan.

Baca juga: IDI sebut 3 kondisi yang memungkinkan Indonesia terkena wabah HMPV

Baca juga: Epidemiolog Unair paparkan karakteristik dan langkah pencegahan HMPV

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2025

[ad_2]

Source link

Previous Post

IDI sebut 3 kondisi yang memungkinkan Indonesia terkena wabah HMPV

Next Post

Hal yang patut diwaspadai saat HMPV menulari anak-anak

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

Rekapitulasi Pengaduan Semester I 2026 UPT Puskesmas Mengkubang

14 Sep, 2026
0

Kader ILP Kecamatan Damar Meraih Juara 1 Lomba Senam Kreasi Promosi Kesehatan

5 Agu, 2026
0

Indeks Kepuasan Masyarakat UPT Puskesmas Mengkubang Semester I Tahun 2026

27 Jul, 2026
0

Puskesmas Mengkubang Merilis Aplikasi Penunjang Administrasi Pegawai

7 Jul, 2026
0
Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

Lakukan Gaya Hidup Sehat Ini Untuk mencegah Diabetes Tipe 2

24 Apr, 2026
0
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?