Sistem Informasi Geografis Intervensi Terintegrasi Program Keluarga Sehat dengan Pendekatan Keluarga atau SIGESIT PIS-PK masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). SIGESIT PIS-PK terpilih setelah mengalahkan 2.250 proposal inovasi melalui penilaian oleh Tim Evaluasi yang selanjutnya dilakukan FGD penentuan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik oleh Tim Panel Independen.
SIGESIT PIS-PK merupakan inovasi yang digagas UPT Puskesmas Mengkubang untuk percepatan intervensi lanjutan yang dikhususkan pada program TB Paru, Kesehatan Jiwa dan Hipertensi dengan kerjasama lintas sektor, terutama kader kesehatan dalam penggunaan sistem informasi geografis berbasis android.
Saat dihubungi via Whtasapp (26/6), Kepala UPT Puskesmas Mengkubang, drg. Ayu Nilam Sahri mengungkapkan kegembiraan dan harapannya setelah mendapat kabar SIGESIT PIS-PK masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020.
“Kami dari UPT Puskesmas Mengkubang tidak menyangka SIGESIT PIS-PK lolos ke Top 99 Inovasi Pelayanan Publik mengalahkan 2.250 proposal inovasi yang masuk. Harapan kami, inovasi yang baru berumur 1 tahun ini dapat memberikan dampak secara signifikan bagi indeks capaian kesehatan masyarakat Damar khususnya”, ungkap drg. Ayu.
Pada kesempatan terpisah, Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza menyampaikan apresiasi atas keberhasilan inovasi SIGESIT PIS-PK dalam KIPP 2020.
“Saya bersyukur dan bangga dengan terpilihnya SIGESIT PIS-PK dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020. SIGESIT PIS-PK telah memberikan warna baru bagi pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan berbasis android, karena kecanggihan teknologi sudah merupakan kebutuhan kita disaat ini”, kata Yuslih.
Yuslih menambahkan SIGESIT PIS-PK menjadi contoh, semangat serta tantangan bagi lembaga pelayanan publik lain di Kabupaten Belitung Timur untuk menciptakan kemudahan pelayanan bagi masyarakat dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.
“Saya sangat percaya bahwa berinovasi bukanlah hal yang mudah, sehingga dukungan dan kerjasama semua pihak sangat dibutuhkan demi perkembangan inovasi ini agar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas, terlebih SIGESIT PIS-PK sedang berjuang untuk masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020”, harap Yuslih.
Dengan terpilihnya dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020, SIGESIT PIS-PK berkesempatan mengikuti seleksi lanjutan menuju Top 45 yang penilaiannya dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2020 mendatang melalui wawancara dan presentasi dengan Kementerian PANRB.





