PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Studi: Polusi udara ancaman global terbesar pada kesehatan manusia

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
31 Agu, 2023
0 0
0
Studi: Polusi udara ancaman global terbesar pada kesehatan manusia
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Polusi udara lebih berbahaya bagi kesehatan rata-rata orang di bumi dibandingkan rokok atau alkohol, dengan ancaman yang semakin buruk di Asia Selatan, demikian menurut para peneliti dari Institut Kebijakan Energi di Universitas Chicago (EPIC).

Laporan tahunan Air Quality Life Index (AQLI) seperti disiarkan Medical Daily, Senin (29/8) menunjukkan polusi udara partikulat halus yang berasal dari emisi kendaraan dan industri, kebakaran hutan, dan lainnya masih menjadi ancaman eksternal terbesar terhadap kesehatan masyarakat. Partikulat halus dikaitkan dengan penyakit paru-paru, penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Menurut data, jika dunia secara permanen mengurangi polutan-polutan itu untuk memenuhi batas pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), maka rata-rata orang akan menambah 2,3 tahun harapan hidupnya. Sebagai perbandingan, penggunaan tembakau mengurangi angka harapan hidup secara global sebesar 2,2 tahun, sedangkan malnutrisi pada anak dan ibu bertanggung jawab atas penurunan angka harapan hidup sebesar 1,6 tahun.

Baca juga: Menkes: China negara terbaik di dunia atasi polusi udara

Secara global, Asia Selatan adalah wilayah yang terkena dampak paling parah. Bangladesh, India, Nepal, dan Pakistan berada di urutan empat negara paling tercemar dalam hal rata-rata partikel halus tahunan berdasarkan populasi, yang terdeteksi oleh satelit dan didefinisikan sebagai particulate matter (PM) 2.5.

Penduduk Bangladesh, menghadapi tingkat PM 2.5 rata-rata 74 mikrogram per meter kubik. Sementara itu, ibu kota India, Delhi dikatakan sebagai kota besar paling tercemar di dunia dengan rata-rata polusi partikulat tahunan sebesar 126,5 mikrogram per meter kubik.

Sebaliknya, China mencapai kemajuan dalam perang melawan polusi udara yang dimulai pada tahun 2014, kata Direktur EPIC Christa Hasenkopf.

Polusi udara di China turun 42,3 persen antara tahun 2013 dan 2021. Apabila perbaikan terus berlanjut, rata-rata warga China akan dapat hidup 2,2 tahun lebih lama.

Di Amerika Serikat, upaya regulasi untuk mengurangi emisi seperti Clean Air Act membantu mengurangi polusi sebesar 64,9 persen sejak tahun 1970 sehingga membantu warga Amerika memperoleh harapan hidup 1,4 tahun.

Namun meningkatnya ancaman kebakaran hutan, terkait dengan suhu yang lebih panas dan kondisi yang lebih kering akibat perubahan iklim menyebabkan lonjakan polusi dari Amerika Serikat bagian barat hingga Amerika Latin dan Asia Tenggara.

Kisah perbaikan polusi udara di Amerika Utara dalam beberapa dekade terakhir serupa dengan Eropa, namun, masih terdapat perbedaan mencolok antara Eropa barat dan timur, dengan Bosnia sebagai negara paling berpolusi di benua itu.

Baca juga: Akademisi: Transportasi umum dapat kurangi polusi udara

Baca juga: Pemprov DKI ajak seluruh pemangku kepentingan atasi polusi udara

Baca juga: Pulmonolog: Ruang terbuka hijau jadi pilihan baik lokasi wisata

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2023

[ad_2]

Source link

Previous Post

Perlukah tetap periksa bila bergejala COVID-19 di masa endemi?

Next Post

Polusi udara dapat memperpendek usia harapan hidup 

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
9
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
4
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
13
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
21
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?