PKM Mengkubang
  • Login
  • Register
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ
No Result
View All Result
PKM Mengkubang
No Result
View All Result

Zat besi heme dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2

PKM Mengkubang by PKM Mengkubang
14 Agu, 2024
0 0
0
Zat besi heme dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Hasil studi baru yang dipublikasikan di jurnal Nature Metabolism menunjukkan kaitan asupan zat besi heme dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2 hingga 26 persen dibandingkan dengan zat besi non-heme.

Zat besi heme yang lebih mudah diserap tubuh banyak ditemukan pada makanan seperti daging merah dan bahan hewani lain, sedangkan zat besi non-heme lebih banyak ditemukan pada bahan makanan nabati seperti biji-bijian, sayur, buah, dan kacang-kacangan.

Dalam upaya untuk memahami hubungan asupan zat besi dengan risiko diabetes tipe 2 dan jalur metabolisme yang mendasari hubungan tersebut, peneliti mengintegrasikan berbagai lapisan informasi, termasuk biomarker metabolik konvensional dan metabolomik–studi molekul kecil dalam sel dan jaringan– mutakhir.

“Ini memungkinkan kami untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara asupan zat besi dan risiko diabetes tipe 2, serta jalur metabolisme potensial yang mendasari hubungan ini,” kata mitra peneliti Harvard TH Chan School of Public Health Fenglei Wang sebagaimana dikutip oleh Hindustan Times pada Selasa (13/8).​​​​

Baca juga: Ahli gizi: Kekurangan zat besi bisa turunkan kemampuan belajar anak

Dalam penelitian mereka, para peneliti menggunakan data 36 tahun laporan diet lebih dari dua ratus ribu orang dewasa, hampir 80 persen di antaranya perempuan.

Para peneliti menganalisis berbagai bentuk asupan zat besi peserta, termasuk heme, non-heme, dan melalui suplemen, serta status diabetes tipe 2 mereka.

Dalam kelompok lebih kecil yang terdiri atas 37.000 lebih peserta, tim mengamati proses biologis di balik hubungan antara zat besi heme dan diabetes tipe 2.

Mereka juga menganalisis data biomarker metabolik plasma peserta, termasuk yang terkait dengan kadar insulin, gula darah, lipida, dan peradangan. Mereka kemudian mengamati profil metabolomik 9.000 lebih peserta. 

Baca juga: Anak obesitas berisiko tinggi mengalami defisiensi zat besi

Para peneliti menemukan bahwa di antara berbagai jenis asupan zat besi, hanya asupan zat besi heme yang lebih tinggi yang dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi.

Mereka juga mendapati zat besi heme menyumbang lebih dari separuh risiko diabetes tipe 2 yang terkait dengan konsumsi daging merah yang tidak diolah dan proporsi risiko sedang untuk beberapa pola makan terkait diabetes tipe 2.

Berdasarkan pengamatan para peneliti, asupan zat besi heme yang lebih tinggi berkaitan dengan profil biomarker plasma yang tidak menguntungkan dalam domain insulinemia, lipida, peradangan, penyimpanan zat besi, dan metabolit yang berkorelasi dengan diabetes tipe 2.

Para peneliti menyampaikan bahwa pengurangan konsumsi daging merah dan penerapan diet kaya bahan nabati dapat membantu menurunkan risiko diabetes.

Baca juga: Kekurangan zat besi bisa menyebabkan gangguan makan tak lazim

Baca juga: Anemia bisa pengaruhi perkembangan otak anak sampai usia 5 tahun

 

Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

Previous Post

Korea Selatan Rekrut Anjing Pelacak Berburu Kutu Busuk pasca Olimpiade

Next Post

MAKANAN UNTUK KESEHATAN JANTUNG – DOKTER SADDAM ISMAIL

PKM Mengkubang

PKM Mengkubang

Mitra unggul mewujukan masyarakat kecamatan Damar sehat dan  mandiri  

Please login to join discussion

Terbaru

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

4 Alasan Dokter Gigi Belum Bisa Mencabut Gigi Pasien

9 Jan, 2026
11
Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

Rekapitulasi Penanganan Pengaduan di UPT Puskesmas Mengkubang Tahun 2025

6 Jan, 2026
14
DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

DBD Bukan Ancaman Berarti! Jika Kamu Menerapkan Disiplin Ini!

29 Des, 2025
7
4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

4 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

9 Jan, 2026
16
Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

Kenapa Kualitas Air Minum di Rumah Harus Diperiksa?

3 Des, 2025
25
Facebook Instagram Youtube RSS

Hubungi Kami

Halo Puskesmas (Telp./ SMS/ WA)

0812-7877-8447

RTGD 24 Jam (Telp./ SMS/ WA)

0877-1342-2277

Alamat

Jalan Pasar Damar Desa Mengkubang Kecamatan Damar

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

  • Login
  • Sign Up
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel Kesehatan
  • Profil
    • Tentang
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Peta Lokasi
  • Pelayanan
    • Maklumat Pelayanan
    • Jenis Pelayanan
    • Standar Pelayanan
    • SOP Layanan
  • Inovasi
    • SIGESITE PIS-PK
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Hubungi Kami
    • Kontak
    • Keluhan dan Saran
  • FAQ

© 2020 UPT Puskesmas Mengkubang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Butuh bantuan?
WhatsApp
Ada yang bisa kami bantu?